Pariwara
Politik

Bahas Dapil, KPUD Koltim Gandeng Berbagai Stakeholder

Pembagian Dapil : Ketua KPUD Koltim, Darwis meminta masukan dan saran dari seluruh stakeholder guna mematangkan draft pembagian Dapil dan sebaran kursi legislatif. Kegiatan ini dihadiri berbagai stakeholde ini turut dihadiri Panwaslu dan kepolisian. Foto: Kusdin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kolaka Timur (Koltim) terus mematangkan draft pemetaan daerah pemilihan (dapil) dan sebaran kursi DPRD Koltim Pemilu 2019. Setelah menggelar pertemuan khusus dengan pimpinan dan pengurus partai politik (Parpol), kini giliran pemerintah daerah (Pemda), kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM dan berbagai stakeholder lainnya di Koltim.

Ketua KPUD Koltim, Darwis mengatakan ingin mendengar masukan dan saran lebih banyak agar proses pembagian Dapil dan sebaran kursi legislatif benar-benar proporsional. Makanya, ia mengajak semua pihak untuk mengkaji bersama. Hanya saja, proses pemetaan Dapil tetap merujuk pada petunjuk KPU RI.

“Beberapa waktu lalu, kami sudah melakukan pembahasan bersama dengan perwakilan Parpol. Hari ini, jadwalnya dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan Pemda. Kami ingin mendapat masukan dari berbagai sumber sebelum diusulkan ke KPU RI. Kalau Parpol, usulan mereka antara tiga atau empat Dapil,” jelas Darwis kemarin.

Jika asumsi hanya tiga Dapil lanjutnya, berarti alokasi kursi legislatif setiap wilayah antara 8-9 kursi. Sementara kalau empat Dapil maka asumsinya 6-7 kursi per-wilayah. Untuk Koltim sendiri, daftar pemilih tetap (DPT)-nya mencapai 119 ribu suara. Data ini merujuk dari data agreget kecamatan (DAK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“DAK Koltim merupakan hasil update Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Koltim. Makanya menjadi acuan KPUD Koltim dalam penentuan Dapil. Bila merujuk pada data tersenut, maka alokasi legislatif Pemilu 2019 hanya 25 kursi,” jelasnya.

Ketua Panwaslu, Rusnyati Nur Rakibe mengapresiasi upaya KPU. Menurutnya, KPU sudah melaksanakan tahapan sesuai mekanisme yang berlaku. Hanya saja, ia berharap KPU bisa mensinkronkan kembali datanya. Sebab ada kemungkinan data saat ini berbeda dengan yang di lapangan. Makanya, tahap penelitian dan pencocokan data pemilih harus dioptimalkan.

“Saya juga mengapresiasi kinerja KPU walaupun kita daerah baru tetapi tetap berbuat terbaik dengan seperti daerah lain. Sebenarnya jumlah penduduk wajib pilih masih bertambah dari jumlah yang ada. Namun bukannya saya meragukan data yang ada. Sebab data yang dipegang KPU juga valid karena berasal dari pusat,” terangnya. (b/kus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778