Pariwara
HEADLINE NEWS

Diskusi Publik Kendari Pos Digelar, Semua Siap Beber Karya NUSA

KENDARIPOS.CO.ID — Duet kepemimpinan Nur Alam-Saleh Lasata membawa perubahan besar dalam pembangunan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Selama 10 tahun memimpin, pasangan berakronim NUSA ini mampu melahirkan berbagai karya hebat. Baik menyangkut pembangunan infrastruktur maupun pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dari sekian banyak mahakarya, pembangunan Masjid Al Alam dan Jembatan Bahteramas dinilai paling spektakuler. Khusus Al Alam sudah hampir tuntas dan rencananya, pertengahan Februari mendatang diresmikan. Sedangkan Jembatan Bahteramas masih sebatas pemasangan tiang pancang. Melihat waktu yang terbatas dan masa jabatan NUSA sudah akan berakhir, maka tentu butuh komitmen pemimpin Sultra berikutnya, supaya program itu dilanjutkan.

Termasuk beberapa program pembangunan infrastruktur lainnya yang sudah digagas. Plt Gubernur Sultra, HM Saleh Lasata sangat berharap semua program pembangunan yang sudah dicanangkan dilanjutkan. “Sultra akan cepat maju kalau pembangunan dasar yang sudah diletakkan, dilanjutkan gubernur berikutnya. Seperti ini yang kita harapkan,” ungkap Saleh Lasata, kemarin.

Sebagai langkah awal menyatukan persepsi tentang keberlanjutan pembangunan itu, Kendari Pos menggagas diskusi publik. Mereka yang dijadikan pemateri adalah para “pakar” di bidang infrastruktur atau yang tahu banyak tentang pembangunan dasar infrastruktur di Sultra. Seperti Kepala Bappeda Sultra Nasir Andi Baso, Kadis Perhubungan Hado Hasina, Kadis Cipta Karya Tata Ruang dan Jasa Konstruksi Prov Sultra Pahri Yamsul, Plt Kadis Sumber Daya Air dan Bina Marga Prov Sultra Rundubeli Hasan, dan Kadis Perumahan Rakyat M. Efendi Patulak. Rencananya, kegiatan ini akan digelar 25 Januari, besok.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Rundubeli Hasan menyambut baik adanya gagasan penyelenggaraan diskusi publik itu. Menurutnya itu adalah salah satu momentum untuk membuka cakrawala publik terkait apa saja yang akan ditinggalkan Nur Alam dan Saleh Lasata untuk warga Sultra saat ini.

Bicara infrastruktur berarti terkait karya fisik yang bisa dinikmati oleh masyarakat. Rundu mengaku dirinya adalah saksi bagaimana dua tokoh itu begitu peduli dengan akses jalan dan jembatan di Bumi Anoa ini. “Anggaran kita selalu terbanyak, semua untuk mengaspal jalan dan membangun jembatan. Silahkan bandingkan Sultra 10 tahun lalu dan Sultra sekarang, 75 persen jalan provinsi sudah mulus, dulu hanya 30 persen yang mulus,” jelasnya, kemarin.

Jika ingin data ril soal itu, Rundu ataupun rekan-rekan narasumber lainnya akan membeberkannya dalam diskusi publik, besok. Disana jajaran pejabat Pemrov yang didaulat sebagai narasumber akan berbicara banyak dan siap berdiskusi secara terbuka. “Bagusnya itu kita akan duduk bersama, ada perhubungan, ada konstruksi, pokoknya semua yang menyangkut infrastruktur di Sultra ini seperti apa,” ungkapnya.

Dirinya juga sepakat kalau karya NUSA yang belum selesai harus dilanjutkan. Hal ini diperlukan supaya pembangunan lebih efektif dan berkelanjutan. Kadis Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul menambahkan, diskusi publik tentang pembangunan infrastruktur dasar yang digagas Kendari Pos bersama pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra sangat positif. Acara ini bisa memberi edukasi kepada masyarakat dan elemen lainnya, tentang pembangunan yang sudah dilakukan selama ini. “Hal ini bisa menjadi dasar sekaligus rujukan bagi pengambil kebijakan berikutnya untuk mendukung pembangunan Sultra berkelanjutan,” katanya.

Sebagai salah satu narasumber, dirinya akan membahas kebutuhan Sultra tentang ruang terbuka hijau (RTH). Persoalan ini penting dikupas, karena penelitian membuktikan bahwa kurangnya RTH di sebuah kota akan memicu peningkatan kriminalitas dan pemanasan global. “Saya berharap, semua pihak bisa mendukung demi suksesnya kegiatan ini,” harapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Hado Hasina menambahkan, diskusi ini akan mengupas tentang pembangunan era kepemimpinan Nur Alam- Saleh Lasata, khususnya bidang infrastruktur. Dengan harapan pembangunan yang sudah dimulai diharapkan tak terputus. “Diskusi publik yang diinisiasi oleh Kendari Pos, bisa menjadi wadah penyamaan persepsi terkait keberlanjutan pembanguan infrastruktur di daerah ini,” katanya.

Duduk bersama, bertukar ide dan gagasan akan melahirkan banyak solusi alternatif untuk berbagai masalah. Contohnya, soal infastruktur perhubungan di Sultra, saat ini yang paling hangat soal kehadiran tol laut. Belum banyak yang tahu, kalau Sultra ini adalah salah satu bagian dari jalur tol laut yang dipersiapkan beroperasi paling lambat 2019. “Banyak infrastrukur penunjang untuk menyambut hal itu. Diantaranya pelabuhan kabupaten, terminal tipe B, pelabuhan penyeberangan dan ketersediaan angkutan darat dan laut yang memadai,” bebernya.

Dalam forum diskusi nanti, banyak hal yang akan dibahas. Olehnya itu, dia berharap banyak elemen yang hadir. Supaya topik-topik yang diangkat menjadi paripurna. “Dengan munculnya berbagai tanggapan dan saran membangun, Insyaallah akan menjadi bekal perbaikan ke depan. Sehingga, endingnya pembangunan Sultra makin bagus,” terangnya.

Kepala Bappeda Sultra, Muh Nasir Andi Baso menjelaskan, diskusi publik itu sesuatu yang menarik untuk dilakukan. Karena melibatkan banyak orang yang bisa mengeluarkan ide-ide atau kritik dan saran membangun. “Terima kasih Kendari Pos sudah menginisiasi kegiatan seperti ini.Ini momentum yang tepat untuk memberi tahu semua pihak bahwa inilah karya pemerintahan Nur Alam-Saleh Lasata (NUSA) selama 10 tahun terakhir. Kami siap beberkan kepada masyarakat Sultra,” jelasnya.

Infrastruktur yang sudah ada harus dijamin keberlanjutannya oleh pemerintah selanjutnya. Karena itu sudah diatur dalam RPJMD. Jika merefleksinya, maka akan menemukan bagaimana pembangunan ini direncanakan begitu matang dan menggunakan pertimbangan kebutuhan apa yang paling dekat dengan masyarakat. “NUSA sudah memberikan bukti bahwa infrastuktur merupakan salah satu sektor vital untuk masyarakat. Mulai dari jalan, jembatan dan bangunan semuanya dimasukan dalam kegiatan setiap tahunnya. Saat ini kita perlu menjaga dan berharap bisa dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya,” harapnya.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743