Pariwara
Nasional

Tiap Hari Ada 2 Juta Serangan Siber

Wiranto

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) bakal menyerahkan bagian siber di tempat mereka kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Termasuk sejumlah kerja sama yang telah mereka bangun dengan beberapa negara. Menko Polhukam Wiranto menyampaikan langsung keterangan tersebut Jumat (19/1).

Menurut Wiranto, BSSN merupakan lembaga yang dipercaya negara untuk menangani berbagai persoalan siber. Untuk itu, Kemenko Polhukam menyerahkan hasil kerja bagian siber mereka ke lembaga tersebut. ”Akan kami serahkan kepada BSSN dan ditindaklanjuti,” ungkap dia ketika diwawancarai jumat (19/1). Itu termasuk kerja sama alih teknologi serta berbagai rencana yang sudah disusun sebelumnya.

Tujuannya tidak lain agar kerja sama yang sudah terbangun bisa dilanjutkan oleh BSSN. ”Ada kesinambungan kerja sama luar negeri,” imbuh Wiranto. Tentu saja tidak sembarangan, melainkan dengan konsep yang sudah disepakati. Sejalan dengan alih tugas dari bagian siber Kemenko Polhukam ke BSSN, dia menyampaikankan bahwa seluruh instansi yang memiliki sistem siber di tanah air harus terus berkoordinasi dengan BSSN.

Tidak terkecuali sistem siber milik institusi TNI, Polri, maupun Badan Intelijen Negara (BIN). Bahkan, sistem siber milik instansi keuangan juga harus bergerak di bawah koordinasi BSSN. ”Semuanya payungnya ada di BSSN,” ucap Wiranto. Berkaitan dengan tugas yang wajib menjadi konsentrasi BSSN, sambung dia, adalah melawan berbagai serangan siber.

Berdasar data yang dia terima, mantan panglima Angkatan Bersenajata Republik Indonesia (ABRI) itu menyampaikan bahwa jumlah serangan siber saat ini sudah mencapai dua juta per hari. ”Serangan dari luar (maupun) dalam (negeri),” ungkapnya. Mengingat tingginya angka tersebut, Wiranto mengungkapkan, perlu sinergi antara seluruh instansi dengan BSSN. Sehingga seluruh serangan siber bisa dilawan.

Lewat sinergi tersebut, BSSN bersama instansi lain diharapkan bisa bersama-sama menangani segala persoalan yang berkaitan dengan siber. Tentu tetap dengan sistem yang sudah dibangun oleh masing-masing instansi. Baik sistem di instansi swasta maupun pelat merah. ”Masing-masing ada pembagian wilayah,” ujarnya. Dengan begitu segala aktivitas siber di tanah air lebih terwasi.

Menanggapi perintah tersebut, Juru Bicara (Jubir) BSSN Anton Setiyawan menyampaikan bahwa instansinya sudah diamanti tugas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 133 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 53 Tahun 2017 tentang BSSN. Karena itu, mereka siap dengan segala tugas yang mesti diemban.

Tidak terkecuali limpahan tugas yang diserahkan oleh Kemenko Polhukam. ”Kami sesuai perpres sudah siap menerima mandat tersebut,” ungkap pria yang biasa dipanggil Anton itu. Dia memastikan bahwa kerja sama yang sudah dibangun Kemenko Polhukam dengan beberapa negara bakal diteruskan. Tidak akan berhenti meski harus berganti instansi. (syn/jpg)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743