Pariwara
Hukum & Kriminal

Pengedar Sabu di Muna Dibekuk

EDAR SABU : Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga (kiri)saat konferensi pers terkait hasil pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukumnya. Pengedar sabu, MT yang diamankan Satres Narkoba Polres Muna (membelakang) dan sejumlah barang bukti narkoba diperlihatkan polisi kepada awak media, Kamis (18/1).
Foto: Alfin Ipo/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Peredaran Narkoba di Muna memang sudah mengkhawatirkan. Selama dua pekan di awal tahun 2018 ini, Polres Muna sudah dua kali menangkap pengedar narkoba. Jumat pekan lalu, polisi menangkap Aco, dan Kamis (18/1) dini hari kemarin, pria berinisial MT (29) diciduk setelah ketahuan memiliki barang haram tersebut.

MT dibekuk Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Muna di rumahnya di Jalan Sudirman Kelurahan Raha I. Dari tangan MT, polisi menyita tiga sachet narkotika siap edar.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga menjelaskan penangkapan pelaku dimulai saat anggotanya menerima aduan masyarakat jika di rumah pelaku sering dilakukan transaksi narkoba. Berbekal informasi awal itu, polisi mengintai hingga dini hari. Sekira pukul 03.00 wita, personel Satres Narkoba bergerak dan menggerebek pelaku. Tidak ada perlawanan dalam penggerebekan tersebut.

“Barang bukti yang disita yakni tiga sachet narkotika jenis sabu siap edar, puluhan plastik kosong diduga tempat pelaku mengemas narkotika sesuai pesanan, satu alat penghisap dan satu unit handphone yang kerap digunakan untuk bertransaksi,” ujar AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, Kamis (18/1).

Dari pengembangan polisi, pelaku MT mengaku mendapatkan sabu dari seorang bandar di Kota Raha. MT membeli sabu satu gram seharga Rp.1,7 juta. MT lalu membagi dan mengemasnya lagi sesuaipermintaan pembeli. “Dia dapat dari seseorang yang dipanggilnya abang. Kemudian dijualnya ke pemakai di Raha, narkotika sejumlah ini pelaku dapat untung Rp 300 ribu. Uang itu digunakan untuk keperluan sehari-hari,” tambah AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga.

Rupanya, kata Kapolres, pelaku sudah menjadi pengedar sejak 2015. Sempat berhenti, namun tahun 2017 lalu kembali tergiur keuntungan
mengedarkan narkoba. “Hasil tes urine, dia positif narkoba. Jadi memang pelaku adalah pemakai sekaligus pengedar,” tukas AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga.

Kapolres Muna menambahkan, pihaknya masih akan terus memburu jaringan pelaku. Besar kemungkinan masih banyak pengedar dan bandar di wilayah hukumnya. Pelaku dijerat pasal 114 ayat 1 subsider 112 ayat 1 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. “Pelaku juga dianggap sebagai bandar,” tandas AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga. (ode/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743