Pariwara
Edukasi

IAIN Kendari Siap Jadi Destinasi Pendidikan Islam Dunia

Silaturahmi: Rektor IAIN Kendari, Dr.H. Nur Alim, M.Pd., saat menerima kunjungan Pimpred Kendari Pos, Arifuddin Mangka beserta crew di ruang kerjanya, senin (15/1). Foto: Lindri Merinda/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari telah mewarnai dunia pendidikan di Sultra. Terlebih, IAIN Kendari merupakan perguruan tinggi Islam pertama di Sultra. Karenanya, Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim, M.Pd., berupaya mewujudkan kampus yang dipimpinnya sebagai destinasi pendidikan Islam dunia.

Dia mengatakan, sejak membuka ruang bagi mahasiswa asing untuk menuntut ilmu di IAIN Kendari, sudah banyak mahasiswa asal luar Indonesia yang memanfaatkan peluang tersebut. Saat ini, ada 10 mahasiswa asal Thailand yang tercatat sebagai mahasiswa IAIN Kendari. Jumlah itu tersebar di beberapa fakultas. Saat ini, jumlah program studi (Prodi) di kampus tersebut sebanyak 23. Rinciannya, 19 Prodi S1 dan 4 Prodi S2.

“Kami sekarang mengusahakan undang mahasiswa asing untuk menuntut ilmu di sini. Kita coba alokasikan dana untuk itu (mahasiswa asing-red). Saya ingin, IAIN Kendari jadi destinasi pendidikan di Sultra untuk mahasiswa Islam di dunia,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, senin (15/1).

Menurutnya, saat ini banyak negara Muslim yang sedang berkonflik. Akibatnya, pemuda-pemudinya banyak pula yang tidak bisa mengenyam pendidikan dikarenakan tidak ada ketenangan di negaranya. Contohnya, seperti yang terjadi di tahun 2017 lalu. Dimana, Muslim Rohingya asal Myanmar terusir dari negerinya sendiri. Akibatnya, banyak anak-anak tidak mendapatkan pendidikan yang layak. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Nur Alim, membuka ruang bagi mahasiswa Muslim di dunia, untuk melanjutkan pendidikan Islam di IAIN Kendari. Bahkan untuk itu, telah disediakan anggaran pendidikan bagi mahasiswa asing.

“Itu kita buka peluang bagi mereka. Jadi kita ingin mahasiswa asing seperti myanmar, Filipina dan Cina bisa kuliah di sini. Di Filipina itu, ada Moro yang penduduknya mayoritas Muslim. Di Cina juga demikian, ada satu provinsi di sana yang khusus Muslim. Tapi mungkin karena budaya, orang tua bahkan bermain congklak di depan Mesjid. Itu yang ingin kita ubah dengan mereka kuliah di sini,” jelasnya.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu, Nur Alim mengaku, telah menyediakan berbagai instrumen pendukung, terutama yang terkait dengan sarana prasarana, termasuk juga kualitas tenaga pendidiknya. Tentu itu bukan impian muluk-muluk. Sebab hingga kini, IAIN Kendari telah memiliki mahasiswa yang keseluruhannya berjumlah 4200 orang dengan 144 dosen.

“Pengangkatan dosen baru-baru ini ada 9 orang yang sudah terangkat jadi PNS. Makanya di periode saya, saya berusaha selesaikan infrastruktur sesuai market perguruan tinggi kami yang ada di bawah,” tandasnya. (Ind/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778