Pariwara
HEADLINE NEWS

Kasus Oknum Dewan Kolut Terus Disorot, Kinerja BK dan Kepolisian Dipertanyakan…

KENDARINEWS.COM, LASUSUA – Demonstran yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Kolaka Utara (Kolut) mendatangi Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolut. Mereka mempertanyakan kejelasan penanganan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum anggota dewan di daerah itu, berinisial MS. Pasalnya, hingga saat ini, persoalan tersebut sangat ngambang. Padahal, telah lama bergulir di meja BK bahkan pihak Polres Kolut.

15-Demo-di-Kolut

Para demonstran medesak BK DPRD Kolut dan Polres Kolut segera menuntaskan perkara dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum dewan pada dua staf sekretariat bebera waktu lalu.

Ketua HMI MPO Cabang Kolut Emil Halim mengaku, pasca penemui anggota BK diantaranya Suparman dan Saleh yang bertugas menangani dugaan kasus ini, yakni MS telah datang memenuhi panggilan kedua BK. “BK telah menghadirkan dua korban pelapor serta MS itu sendiri. Tapi katanya belum bisa memberikan keputusan karena akan menunggu juga hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Polres,” kata pria yang akrab disapa Feri itu.

Feri menambahkan, bahwa kedatangannya hanya bermaksud mempertanyakan kejelasan penanganan perkara itu, karena bagaimana pun perlu diketahui akan status yang akan disandang MS bersalah atau memang tidak. “Kalau seperti ini terus dan belum ada kejelasannya, kan tidak jelas ini masalah. Jadi kita hanya mau tahu kejelasannya, kalau tidak bersalah ya secepatnya dikatakan tidak, atau sebaliknya agar jelas ini,” terangnya.

Apabila pihak BK kata Feri bahwa, larangan untuk menghakimi seseorang adalah hal yang salah sebelum ada hasil dari penegak hukum dalam hal kepolisian. Maka dari itu, jalan satu-satunya yakni penetapan terkait benar dan tidaknya dugaan pelecehan itu, karena ini telah menggemparkan masyarakat Kolut. “Korban dan terlapor kan telah menyampaikan klarifikasinya masing-masing kepada publik baik melalui media. Tapi bagaimanapun itu, barang ini jelas apabila pihak kepolisian dan BK masing-masing telah menarik kesimpulannya,” harapnya.

Sekedar diketahui, kasus oknum DPRD ini terhadap dugaan pelecehan dua PNS sekretariat RH dan MR masing-masing 16 tahun, telah sampai laporanya ke meja parat kepolisian, Senin (14/9). Hanya saja, pelapor kemudian kembali mencaput laporannya dengana mengaku karena adanya unsur paksaan dari pihak pendemo yang sebelumnya diakui telah diselesaikan secara adat. (rusly/b)


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendari1/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778