Pariwara
Buton Utara

Satu Paslon Kada Butur Masih Kuasai Randis

30-0723-kpk-dan-ganjar-larang-mudik-mobil-dinas

ILUSTRASI

KENDRINEWS.COM, BURANGA — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Butur, Abu Hasan-Ramadio (ABR) diminta agar tidak menggunakan fasilitas negara dalam pelaksanakan proses kampanye. Pasalnya, Abu Hasan tercatat sebagai PNS di Pemprov Sultra sedangkan Ramadio unsur pimpinan DPRD Butur. Khusus Ramadio, saat ini belum mengantongi surat resmi penguduran dirinya, dan anehnya mobil dinas milik sekretariat DPRD, masih berada di tangannya.

Ketua Panwaslu Butur Hazzamudin menegaskan bahwa jika Cabup dan Cawabup merupakan PNS, TNI-Polri atau Dewan yang pemunduruan dirinya belum diproses secara resmi, maka tidak bisa menggunakan randis dalam kegiatan politik, apalagi untuk keperluan sosialisasi dan kampanye.

[ads1]

“Penggunaan randis hanya untuk keperluan dinas. Tetapi kalau untuk kepentingan politik tidak dibenarkan. Alasannya, calon yang belum resmi pemunduran dirinya, tentu jabatannya masih tetap melekat sebelum ada surat pengunduran diri dari intansi terkait,” kata Hazzamudin kepada kendariNews.com, Senin (31/8).

Guna mengawasi hal tersebut, maka setiap kegiatan kampanye yang dilakukan paslon, harus di sampaikan  pada Panwaslu dan pihak kepolisian, terkait lokasi dan waktu pelaksanaan. “Supaya kami akan turun melakukan pengawasan, termasuk pihak kepolisian yang turut melakukan pengamanan, karena ini sudah masuk tahap kampanye,” terangnya. (La Gola/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy