HEADLINE NEWS

Rusman Emba v Dokter Baharuddin, Kental Aroma Revans

dr Baharuddin

dr Baharuddin

KENDARINEWS.COM,RAHA – Masih ingat tahun 2010, ketika Pilkada Muna digelar. Kala itu, dr Bharuddin maju bersama pasangannya Malik Ditu. Mereka memenangkan Pilkada dengan selisih sekira angka 3000-an dengan rivalnya, Rusman Emba yang berpasangan dengan P Haridin.

Kini, tahun  2015, pasangan itu kembali harus beradu di panggung Pilkada serentak. Tapi untuk posisi wakil sudah tergantikan. Malik Ditu  bercerai dengan dr Baharuddin dan kembali memilih menjadi wakil di posisi Rusman. Sedangkan posisi wakil dari dr Baharuddin adalah La Pili, anggota DPRD Sultra. Dia juga pernah menjadi calon Bupati Muna dari independen, namun gagal.
Nah, kental dengan aroma revans karena    Rusman akan membalas kekalahan. Mantan Ketua DPRD Sultra itu punya niat besar untuk mempecundangi Baharuddin. Apalagi, kini Rusman sudah didukung mantan wakil Baharuddin, Malik Ditu. Malik adalah orang yang dianggap terzalimi. Dia sebagai wakil tapi tak punya peran dalam pemerintahan. Inilah yang menjadi anggapan kental dengan aroma revans.

Pada Pilkada tahuan 2010,  pasangan  LM Baharuddin-Malik Ditu (Damai) nomor urut 3 yang diusung PDIP, PAN, PD meraih suara terbanyak 47.463 suara atau 36,07 persen. Pada nomor urut 4, La Ode Gawu-Arwaha Adi Syaputra (Gadis) yang diusung PKBP, PKB, PDP, Gerindra dan PBB dengan perolehan suara 8.363 atau 6,36 persen. Sementara, nomor urut 5 digunakan oleh pasangan Rusman Emba-P Haridin (Ramah) yang diusung Partai Golkar, PPP, Partai RepublikaN, Partai Barnas, Partai Buruh, PPDI dan PPRI dengan perolehan suara 43.329 atau 32,93 persen. Jumlah suara sah di Pilkada Muna 2010 yakni 131.591 suara dan wajib pilih sebanyak 191.191 orang. (ani)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy