HEADLINE NEWS

Curi Kabel Rp 1,9 M, Delapan Sekuriti ditangkap

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Kendari — Jajaran Polsek Tinanggea, Konawe Selatan mengungkap sindikat pencurian kabel listrik yang digunakan perusahaan tambang PT. Ifishdeco. Dalam pengungkapan itu polisi berhasil menangkap delapan sekuriti dan satu masyarakat yang menjadi pelaku pencurian. Para sekuriti diketahui berinsial Ed, Wa, Ki, Do, Ha, Al, MN, Aci. Sementara seorang warga diidentifikasi berinisial IA.

Kapolsek Tinanggea, Ipda Rahmat Zamzam, SH yang ditemui di Rutan Kendari, Minggu (2/8) saat melimpahkan para tersangka mengungkapkan, sebelumnya pihak perusahaan melaporkan hilangnya 1500 meter kabel listrik pada April dan Kamis (23/7) lalu. Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan olah TKP.
“Kecurigaan kami saat melakukan pengembangan para pelaku pasti orang dalam perusahaan. Makanya kami melakukan pemeriksaan mendalam terhadap saksi-saksi. Anggota lalu mendapatkan gambaran,” jelasnya.

Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, mantan anggota Timsus Polda Sultra ini langsung membekuk tersangka awal yakni MN dan Ac, Senin (27/7) lalu. Dari pengakuan dua tersangka diperoleh info bahwa pelaku pencurian pada bulan April (kejadian pertama) adalah teman-teman sekuritinya. Polisi langsung membekuk para tersangka.

Rahmat juga membeberkan bahwa para pelaku adalah orang berpengaruh di satuan sekuriti perusahaan tambang tersebut dan menjabat sebagai koordinator, komandan peleton serta regu. Dalam pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa kabel 1500 meter. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,  kesembilan tersangka dijerat pasal berlapis yakni 363 KUHP tentang pencurian subsider 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Kerugian diperkirakan Rp 1,9 miliar. Jadi ini kabel tunggal untuk pembangunan smelter,” sambung Kapolsek.

Sementara keluarga korban yang minta namanya tak disebutkan menuturkan bahwa kerabatnya mengambil kabel karena pihak perusahaan belum membayar gaji selama hampir 6 bulan. “Satu lagi saya minta sama polisi, tolong jangan hanya kasus seperti ini yang diusut. Kalau bisa solar subsidi yang digunakan perusahaan itu juga diusut,” tantangnya. (b/egy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy