HEADLINE NEWS

Pendukung Paslon Jangan Terprovokasi

IMG_3333

Ining/KP__Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin (kiri) bersalaman dengan salah seorang cabup Wakatobi Haliana (kanan).

Kendari — Meningkatnya suhu politik menjelang Pilkada serentak 9 Desember mendatang, membuat beberapa pihak khawatir. Terlebih, dalam prosesnya hanya berjalan satu putaran saja. Untuk itu semua pendukung maupun tim pemenangan diminta bisa menahan diri, dan tidak melakukan perbuatan yang bisa memicu konflik.

Calon Bupati (Cabup) Wakatobi, Haliana mengaku, tensi politik yang memicu konflik mulai meningkat di daerah pemilihannya. Buktinya, salah satu posko tim pemenangannya dibakar orang tidak dikenal. Kejadian tersebut berlangsung, Sabtu (1/8/2015) dini hari. Bukan hanya itu, dua orang tim suksesnya juga pernah disekap tanpa alasan yang jelas. “Saya curiga kejadian ini by desain. Karena sebelumnya, ada beberapa tim kami juga mendapat intimidasi. Bahkan ada dua  orang pernah disekap,” kata Haliana, ketika berkunjung di Kendari Pos, Sabtu (1/8).

Menurut pasangan Syawal ST tersebut, potensi konflik Pilkada akan meningkat karena ini diadakan serentak. Apalagi jika tidak ada keselarasan pandangan. Ia meminta, aparat kepolisian meningkatkan proses pengamanan dan mengusut tuntas kejadian yang menimpa timnya serta menangkap pelakunya. ” Saya ingin pihak kepolisian bisa mengungkap siapa dalang dari kejadian tersebut,” katanya.

Meski mendapat perlakuan kurang elok, namun Haliana meminta para pendukung, timses dan relawan untuk menahan diri. Dia ingin agar timnya menunjukan cara berpolitik yang santun. Dalam Pilkada kata dia, sebenarnya tidak ada lawan atau musuh. Yang ada adalah berkompetisi untuk merebut simpati (hati) rakyat sehingga mau memilihnya saat pencoblosan. Siapapun yang mendapat kepercayaan mayoritas masyarakat, maka itulah yang terbaik. “Saya harap jangan terprovokasi dan menahan emosi. Ini hanya bagian kecil dari dinamika Pilkada,” terangnya.

Selain berharap peningkatan proses pengamanan, Haliana juga menginginkan peran media dalam mendukung pesta demokrasi, khususnya Pilkada. Menurutnya, media dapat memberikan kontribusi aktif untuk membentuk paradigma di masyarakat. “Secara pribadi, saya menilai peran media sangat penting. Terutama dalam membentuk opini publik. Makanya, saya berharap media bisa berperan aktif melakukan pengawasan di Pilkada,” tandasnya. (ing)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy