Warning: session_start() [function.session-start]: Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/mkamucom/public_html/kendaripos.co.id/index.php:3) in /home/mkamucom/public_html/kendaripos.co.id/includes/session.php on line 16

Warning: session_start() [function.session-start]: Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/mkamucom/public_html/kendaripos.co.id/index.php:3) in /home/mkamucom/public_html/kendaripos.co.id/includes/session.php on line 16
Cabup Demokrat Harus Seperti Imran
headerphoto
Berita Utama    |   Metro Kendari    |   Opini   |   Panggung Pemilu   |   Bumi Anoa    |   Edukasi   |   Arena - Olahraga   |   Kesehatan   |   Ekonomi Bisnis  
Show & Selebriti  |   Belanja   |   Sastra & Budaya   |   Teknologi Informasi    |   Konsultasi   |   Metro Kampus   |   Otomotif   |   Wawancara   |   Durasi   
Lingkungan    |   Griya   |   Kuliner    |   Internasional    |   Rembug Kampung   
  Selamat Datang di Website Harian Kendari Pos Online

Cabup Demokrat Harus Seperti Imran

Senin, 15 Maret 2010 10:43:56 - oleh : admin

imran

Kendari, KP
    Sebagai Ketua Partai Demokrat Sultra, Drs H Imran MSi menginginkan calon bupati (Cabup) yang diusung Demokrat memiliki reputasi seperti dirinya. Paling tidak, ektabilitasnya tinggi dan dekat dengan masyarakat.
    Bagi Imran, uang bukan segalanya dalam pencalonan bupati dan wakil bupati. Tetapi, kekuatan uang juga tak bisa dipandang remeh, mengingat kebutuhan anggaran dalam pelaksanaan Pilkada juga menjadi faktor penting terutama biaya operasional dan pembiayaan kampanye maupun uang saksi.
    Bupati Konsel ini menyadari, calon-calon bupati yang akan dipasang di Pintu Demokrat tak mungkin menyamai reputasi dia, apalagi saat ini ia menjabat bupati. Tetapi, di lihat dari para calon yang mayoritas adalah birokrasi tulen, maka prestasi dan dedikasi mereka bisa diraba selama para kandidat tersebut berkiprah di bidang kerjanya masing-masing. "Kalau kandidat sudah pernah menjabat kepala daerah, tentu sangat mudah diukur kinerja dan kapabilitasnya. Seperti saya di Konsel, 60 persen jalan di Konsel itu sudah teraspal semua. Bayangkan ketika pertama kali saya masuk di Konsel, jalanan yang teraspal baru 10 persen. Program saya, 2013 seluruh jalanan di Konsel sudah teraspal. Jembatan 500 buah dengan bentangan 4 meter juga saya lakukan selama lima tahun ini. Nah, calon bupati  yang keluar dari pintu Demokrat juga saya inginkan mendharmabaktikan dirinya secara utuh kepada masyarakat dan daerah," tutur Imran di sela-sela pemeriksaan kesehatan, kemarin.
    Menyinggung calon bupati di tiga kabupaten (Muna, Konawe Utara dan Bombana) yang digadang-gadang Demokrat, Imran menyebutkan bahwa baru Konut yang jelas pasangan calon yang diusung. Di Konut, Demokrat mengusung nama Aswad Suleman berpasangan dengan Ruksamin. Untuk Muna dan Bombana, masih dalam penggodokan. "Untuk Muna dan Bombana, kita harus hati-hati. Calon di dua kabupaten ini cukup banyak kandidat yang kapabel, terutama birokrasi-birokrasi handal," tuturnya.
    Yang pasti, Imran sangat berharap kepada para calon yang telah dan akan diusung Demokrat nanti, benar-benar menjadi pemimpin yang amanah. "Jabatan bupati akan menjadi mulia manakala dimanifestasikan dalam hal-hal yang bermuara pada kepentingan rakyat dan daerah. Bupati harus menempatkan kepentingan masyarakat dan daerah di atas kepentingan kelompok atau golongan. Pemimpin yang bisa membaca dan memahami keinginan masyarakat, itulah pemimpin yang akan dicalonkan Demokrat. Tanpa bermaksud menyombongkan diri, yah, minimal seperti kepemimpinan saya-lah di Konsel," pungkas Imran sambil tersenyum.(ong)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Panggung Pemilu" Lainnya