Hukum & Kriminal

Bentrok Antar Pemuda di Puuwatu, Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan

KENDARIPOS.CO.ID — Bentrok antar kelompok pemuda di Kecamatan Puuwatu, Kendari saat Minggu (7/7) dini hari meregang nyawa Muhammad Jiddin. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Jiddin tak bisa tertolong. Aparat Polres Kendari bersama Polsek Mandonga mengamankan 14 orang yang diduga terlibat bentrok, Senin (8/7). Mereka ditangkap secara terpisah di Kota Kendari.

Para tersangka pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal saat berada di Polres Kendari.

Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi membenarkan hal itu. Katanya, dari 14 orang yang diamankan, 7 orang telah ditetap sebagai tersangka. Masing-masing, Rahmadan , Ahmad, Exandri , M (17), Muh Safrudin , Slamet dan Najamudin. Sedangkan 7 lainnya masih sekadar saksi. Jemi menuturkan, 7 tersangka memiliki peran berbeda dalam melakukan penganiyaan kepada korban yang telah meninggal. “Pada intinya mereka melakukan pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam,” kata Kapolres.

Polisi mengamankan beberapa alat bukti yang dipakai para pelaku untuk melakukan penganiayaan. Ia menegaskan pertikaian antar kelompok tersebut merupakan murni tindak pidana. Mereka saling serang, dipicu dengan kesalahpahaman. Dari kasus itu, polisi menyita beberapa senjata yang digunakan untuk bentrok, yakni satu buah gir, dua buah parang, satu badik dan satu balok kayu.

“Alat tersebut dipakai untuk melakukan penganiayaan,”katanya. Atas kejadian itu, ketujuh tersangka dijerat pasal 170, 351, junto 338 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan meninggalnya nyawa seseorang. (ade/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy