Metro Kendari

5 Hari Arus Balik, 39.636 Orang Masuk Kendari

KENDARIPOS.CO.ID — Arus balik pasca libur lebaran mulai berlangsung sejak 6 Juli lalu. Warga yang mudik telah kembali ke Kota Kendari. Sejumlah penyeberangan menuju Kota Kendari dipadati penumpang. Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra mencatat 5 hingga 9 Juni sebanyak 39 ribu orang telah kembali ke Kota Lulo melalui transportasi laut. Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Letkol Marinir Benyamin Ginting, mengatakan hingga saat ini untuk arus balik untuk tanggal 9 Juni mengalami lonjakan. Sebab, akhir libur lebaran hanya pada tanggal tersebut. “Seluruh pegawai sudah wajib berkantor pada 10 Juni. Otomatis kebanyakan dari mereka memanfaatkan libur hingga tanggal tersebut,”jelasnya.

Penumpang di Pelabuhan Tampo.

Ia menambahkan, arus balik sudah mulai sejak H plus 1 lebaran. Namun puncak kepadatan penumpang baru mulai pada H plus tiga dan H plus 4 lebaran. “Untuk Pelabuhan Nusantara, trayek yang digunakan pada siang dan malam hari, jumlah penumpang pada H plus satu sampai dua telah mencapai 300an orang. Namun pada H plus tiga hingga empat mulai 400 hingga 543 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Sultra, Hado Hasina, mengatakan, untuk seluruh jalur angkutan telah dipersiapkan. Ia selalu mengontrol dan berkoordinasi langsung dengan instansi terkait untuk memperhatikan seluruh kesiapan sejak mudik hingga arus balik. Baik dari segi kelayakan transportasi maupun hal-hal lain di lapangan.

“Hal ini menjadi prioritas Dishub selama musim arus mudik dan arus balik. Kita akan upayakan semua lancar, aman dan selamat,”terangnya. Sementara untuk Pelabuhan Kendari, sejak 6 sampai 9 Juni telah memuat dan menurunkan sebanyak 5.186 penumpang. ” Pada H plus satu sebanyak 706 orang, H plus dua 790 orang dan H plus tiga sebanyak 1.636 dan H plus empat sebanyak 2.055,”jelasnya.

Untuk saat ini armada yang digunakan dalam angkutan laut sebanyak 38 kapal. Berdasarkan data, ada tiga jenis armada yang digunakan penumpang dari Raha, Baubau menuju Kendari, yakni kapal cepat, kapal malam dan jetliner. Angkutan feri rute Tampo-Torobulu, Labuan-Amolengo beroperasi tiga kali selama 24 jam. “Masing-masing tiga armada dengan penumpang rata-rata 1.200 hingga 1.500 perhari. Dengan total mobil 150 hingga 200 pada H plus tiga lebaran dan H plus empat mencapai 250 mobil perhari,”jelasnya. Total penumpang arus balik berdasarkan data mulai tanggal 5 hingga 9 Juni untuk seluruh angkutan laut sebanyak 39.636 orang (lihat grafis dibawah). (m2/b)

Arus Balik Jalur Laut di Sultra Hingga 9 Juni 39.636 masuk Kendari

05 Juni 3.516 penumpang
06 Juni 7.795 penumpang
07 Juni 8.071 penumpang
08 Juni 9.904 penumpang
09 Juni 10.350 penumpang

38 Kapal Laut Dioperasikan

Baubau-Raha-Kendari 5 kapal
Wanci-Baubau-Raha-Kendari 1 kapal jet liner
Raha-Kendari 4 kapal
Wanci-Waode buri-Kendari 2 kapal
Langara-Kendari 1 feri, 2 kapal laut
Menui-Kendari 7 kapal
Lampeapi- Kendari 2 kapal
Salabangka-Kendari 3 kapal
Lansilowo-Kendari 1 kapal, 10 buah feri

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy