Quick Count Bukan untuk Penggiringan Suara – Laman 3 – Kendari Pos
Politik

Quick Count Bukan untuk Penggiringan Suara

Chusnul menceritakan, sebetulnya sejak tahun 2004 sudah dibuatkan sistem transparansi dan akuntabilitas kerja KPU. Selain itu, KPU punya petugas data entry KPU di 4.200-an kecamatan, dari 5.015 kecamatan di seluruh Indonesia. KPU mengirimkan semua komputer baru ke petugas data entry KPU. Juga menarik kabel data baru, yang waktu itu dipasok PT Telkom sekitar 51%-nya. Kemudian sisanya menggunakan telepon satelit (PSN).

Dipastikan pada saat itu tidak ada orang asing satu pun di dalamnya, karena KPU tidak mau ada orang asing yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu.“Ini bagian dari nasionalisme KPU saat itu untuk memilih pemimpin negara yang berdaulat,” tegas Chusnul seraya menerangkan bahwa pada saat itu ada orang asing yang mencoba ikut campur. (rmo)

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top