Politik

Quick Count Bukan untuk Penggiringan Suara

Prof. Chusnul Mariyah

KENDARIPOS.CO.ID — Data-data yang disajikan sejumlah lembaga survei di sejumlah televisi dinilai bukan quick count tapi sampling Pemilu. Hal itu diungkapkan Dosen FISIP Universitas Indonesia (UI) yang juga mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Prof. Chusnul Mariyah.
Chusnul menerangkan, hal tersebut berdasarkan hasil diskusi dengan teman-teman dari ITB dan lembaga pemantau pemilu independen ketika membicarakan soal quick count. Sebetulnya quick count pertama kali dilakukan di negara Filipina.

“Saat itu warga negara Filipina membuat quick count untuk mengantisipasi penyelenggara pemilu melakukan kecurangan dalam pelaksanaannya. Tapi quick count yang dilakukan di Filipina adalah menghitung suara di semua tempat pemungutan suara (TPS) dan bukan berdasarkan data sampling. Makanya saya bilang yang kemarin muncul di TV-TV itu sampling pemilu dan bukan quick count,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy