Kolom

People Power, Oleh: La Ode Diada Nebansi

Tak hanya menarik, tapi juga sejarah baru. Misalnya People Power era Soeharto dimana salah satu penggeraknya adalah mahasiswa. Bahkan ketika itu, mahasiswa boleh dikata sebagai prime mover. Sekarang, tidak. Ini yang saya maksudkan sebagai sejarah baru untuk di kemudian hari. Bahwa, rakyat yang seperasaan dan sepenanggungan ternyata, bisa menggelar People Power.

Tapi bahwa, kita semua berharap, People Power yang direncanakan berlangsung besok, mudah-mudahan berlangsung seperti juga gerakan 212, 411 dan reuni 212. Dalam gerakan itu, tak satupun ranting yang patah. Demikian pula dengan aksi besok, mudah-mudahan tanpa bunyi, tanpa gas air mata, tanpa amarah, tanpa nafsu angkara, seperti juga isyarat beberapa kejadian dan tarbiyah di bulan Ramadan. Di bulan Ramadan diturunkan petunjuk agar kamu tahu mana yang haq dan mana yang bathil. Karena gerakan besok juga bersamaan Ramadan, semoga dalam orasinya akan nampak jelas mana yang orasikan kejujuran dan mana orasikan kecurangan. (nebansi@yahoo.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy