Pariwara
Konawe Selatan

Investor Tinjau Potensi Perikanan Konsel

Arsalim

KENDARIPOS.CO.ID — Kerja sama yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) bersama penanam modal berbendera PT Indah Kilau Cemerlang (KIC) di Jakarta, beberapa waktu lalu, mulai ditindaklanjuti. Manajemen anak perusahaan Indofood (Salim Group) tersebut memperlihatkan keseriusannya untuk berinvestasi di Konsel, khususnya pada sektor perikanan. Rombongan PT KIC sudah melakukan kunjungan untuk meninjau langsung hasil produksi perikanan yang ada di wilayah tersebut sejak akhir Oktober hingga awal November 2018 ini.

Saat meninjau potensi perikanan pada beberapa wilayah, utusan perusahan besar di Indonesia itu didampingi langsung Wakil Bupati Konsel, H. Arsalim Arifin, bersama Sekretaris Kabupaten (Sekab), H. Sjarif Sajang dan sejumlah kepala OPD terkait. “Setelah bertatap muka dan komunikasi, pihak KIC tertarik dan merespon baik potensi serta hasil produksi perikanan yang selama ini kita bina dan kembangkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Insya Allah mereka serius berinvestasi dan tahun ini bisa direalisasikan,” kata Arsalim Arifin, Jumat (2/11/2018).

Konsel-2 itu mengaku, kedatangan perwakilan PT KIC merupakan kunjungan balasan usai pertemuan bersama Bupati Konsel, Surunuddin Dangga dengan owner Indofood di Jakarta beberapa waktu lalu. “Pihak Indofood siap berinvestasi di daerah kita dan itu dituangkan dalam nota kerja sama pada berbagai sektor, termasuk pertanian dan perikanan. Saya bersama bupati, membuka peluang investasi seluas-luasnya bagi penanam modal. Karena Konsel memiliki potensi melimpah untuk dikembangkan menjadi sentra industri perikanan. Apalagi sudah didukung regulasi diperbolehkannya ekspor langsung hasil komoditas perikanan ke luar negeri via Bandara Haluoleo,” papar Arsalim.

Sementara itu, Kepala DKP Konsel, Irwan Hasanuddin Silondae, mengungkapkan, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melihat lokasi potensi industri perikanan. “Kita telah survei komoditas perikanan yang sedang berjalan dan mereka menyatakan kesediaan untuk berinvestasi baik di sektor perikanan budi daya maupun tangkap. Lokasi yang dikunjungi diantaranya tambak udang paname di Kecamatan Tinanggea, karamba jaring apung ikan kerapu di Kecamatan Kolono serta akan membeli rumput laut yang saat ini melimpah,” jelas Irwan.

Pemkab akan mempersiapkan data-data dan berita acara untuk ditandatangani antara kedua belah pihak dan di bawa ke Jakarta. Sesuai komitmen bersama, 10 hari ke depan, laporan tindak lanjut dari perusahaan akan disampaikan kembali ke pihak Pemkab. “Pada intinya, sudah jelas dan dipastikan pihak KIC akan berinvestasi di Konsel. Tinggal menunggu pengurusan administrasi sesuai aturan perundang-undangaan yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan prosedur di kemudian hari. Tahun ini juga seluruh perjanjian investasi dapat terealisasi,” optimis Irwan.

Terkait nilai investasi, Irwan tak menyebut secara pasti. Hanya saja, ia yakin dan optimis nominalnya cukup besar. Karena dari kesepakatan, pihak KIC akan menggarap tambak yang totalnya berjumlah kurang lebih 10 ribu hektare. Untuk saat ini, baru kurang lebih 3.000 hektare tergarap, begitupun dengan KJA yang saat ini mencapai 103 titik. “Ini juga sesuai arahan dan perintah bupati agar kerja sama terus dikawal dan ditingkatkan untuk memberi berdampak terhadap perekonomian dan meningkatnya kesejahteraan rakyat, khususnya yang mata pencaharian sebagai petani tambak dan nelayan,” tandas Irwan. (b/kam)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top