Pariwara
Konawe Selatan

Pemkab Konsel Sertifikasi Pekerja Konstruksi

ELYN IPO/KENDARI POS
KONSTRUKSI : Pose bersama pihak Dinas PU Konsel, LPJK Sultra dan para pekerja konstruksi yang mengikuti kegiatan sertifikasi tenaga terampil, selasa (23/10)

KENDARIPOS.CO.ID — Jumlah tenaga terampil pada jasa konstruksi seperti tukang batu, tukang kayu dan tukang besi di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) cukup banyak. Hanya saja mereka tak memiliki kompetensi cukup untuk pekerjaan konstruksi yang lebih besar seperti kantor pemerintahan, ataupun jalan dan jembatan. Akibatnya banyak tenaga dari luar yang masuk ke daerah. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel melalui Dinas Pekerjaan Umum menggelar bimbingan teknis dan uji sertifikasi tenaga terampil konstruksi, Selasa (23/10).

Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Armansyah, mengatakan, kondisi pasar kerja yang semakin ramai dan kompleks saat ini harus dimanfaatkan dengan baik. Tenaga lokal harus berdaya saing agar mampu mengisi pekerjaan proyek pemerintah yang jumlahnya begitu banyak. “Kami sangat mengapresiasi Bimtek ini dan berharap bisa menjawab tantangan. Tukang-tukang kita harus bisa bersaing dengan yang lain. Syaratnya harus bersertifikat, ” katanya saat membuka acara itu.

Sekretaris Dinas PU Konsel, Rafid, mengatakan, sesuai dengan amanat undang-undang, tenaga ahli ditangani PU Provinsi, sementara kabupaten/kota menangani tenaga terampil konstruksi. Makanya, pihak Dinas PU Konsel menghadirkan 50 tukang besi, kayu dan batu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan ini, target kita lahir tukang-tukang kompetitif, sehingga bisa ikut andil dalam proyek pemerintah. Tentu yang punya sertifikat tenaga terampil ini akan diprioritaskan, ” katanya. Phiter Pongrekun selaku Manager Eksekutif Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sultra, mengatakan, sertifikasi tenaga ahli dan terampil itu termaktub dalam undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi. “Dalan aturan itu baik penyedia maupun pengguna jasa harus memiliki sertifikat, tukang ini juga masuk kategori penyedia jasa, ” katanya.

Dia menambahkan sertifikasi yang digelar itu akan diberikan secara gratis pada peserta. “Ini progran LPJK Nasional, dibayar oleh pusat dan gratis bagi masyarakat,” katanya. Untuk Sultra, sudah 300 tenaga terampil yang mendapat sertifikasi gratiskan. “Di Mubar ada 33 orang, Kendari 60, Kolaka 63, Butur 46, Baubau 46 dan Konsel hari ini 50 orang,” rincinya. (c/lyn)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top