Pariwara
Kolom

A Great Woman, Oleh: Prof. Hanna

Hanna

KENDARIPOS.CO.ID — Ketika saya transit di Abudabi (dari Perancis ke Jakarta), saya mengamati percakapan dua orang. Satu dari Pakistan dan satu berasal dari Kuala Lumpur. Pembicaraan mereka terkait dengan seorang Pramugari dalam pesawat itu. Mereka sudah kenal lama dan tahu kalau si pramugari dapat bekerja melebihi seorang pramaugara. Dengan lemah lembut sambil menggelengkan kepala, salah seorang diantara mereka berkata: “She is a great woman (Dia adalah wanita hebat)”. Saya berpikir dalam hati mengapa bapak ini terlalu memuji wanita itu? Saya melihat dan mengamati pramugari yang dimaksudkan itu. Ternyata biasa-biasa saja, sama seperti wanita lain dalam pesawat ini.

Tentu saja sebagai manusia, ia pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun, berbicara tentang wanita hebat, maka yang muncul pertama kali di otak kita adalah wanita yang mempunyai segudang prestasi, berposisi tinggi, serta mempesona dengan segala kelebihannya. Cara kita memandang wanita tentu memiliki perbedaan dan interpretasi. Misalnya ada yang memandang wanita hebat bukan karena dia cantik, dia kaya, pintar, dan bukan karena disampingnya ada pria kaya. Demikian juga, ada yang berpendapat bahwa wanita hebat adalah yang melukis kekuatan melalui proses-proses kehidupan. Ada juga yang berpendapat bahwa wanita hebat itu senantiasa berdoa dan mampu percaya kepada Allah sebagai sumber Kekuatan.

Dalam proses penciptaanya, sebelum diciptakan oleh Tuhan dalam riwayat yang saya baca terjadi dialog antara Malaikat dengan Tuhan. Ketika Allahmenciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama engkau menciptakan wanita, Ya Allah? “Lalu Allah menjawab: “Sudahkah engkau melihat degan teliti setiap apa yang telah aku ciptakan untuk wanita?”

Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan kerisauan”. Malaikat menjawab dengan takjub. “Hanya dengan dua tangan? Tidak mungkin! “Allah menjawab: “Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari”. Malaikat mendekati dan mengamati wanita tersebut dan bertanya, “Ya Allah, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”.

Dari dialog tersebut, jika mengamati peran wanita sungguh luar biasa. Dia berperan ganda sebagai bapak dan ibu, sehingga pantaslah dihormati, dihargai daan disayangi, bukan untuk dihina, apalagi disakiti. Sebagai kodratnya, senjata wanita yang paling ampuh adalah menangis. Tapi air matanya adalah setitik doa untuk anaknya, untuk suaminya dan untuk orang yang disayanginya.

Wanita dikatakan hebat karena berkorban demi orang yang dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan. Menangis saat melihat anaknya menjadi pemenang. Bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian. Tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Kehebatan wanita memang dipersiapkan Allah. Wanita hebat mampu terus berdiri menyelesaikan masalah-masalahnya. Artinya wanita hebat sesungguhnya adalah mereka yang mampu terus berdiri menyelesaikan masalahnya sendiri. Tidak mengeluh, tidak menggerutu, dan tidak sekalipun berkata dengan hal-hal yang bersifat menyalahkan Allah, ketika terjadi hal yang tidak baik dalam hidupnya. Dia seorang wanita yang mampu meyakinkan dirinya, bahwa ada Allah yang selalu bersamanya, baik dalam keadaan duka maupun senang. Wanita hebat senantiasa berdoa dan mampu percaya kepada Allah sebagai sumber kekuatan. Sebagai ciptaan Allah atas status istimewa yang melekat padanya. Wanita senantiasa menyandarkan diri kepada penciptanya. Wanita selalu tabah dalam penderitaan dan tidak akan pernah menyatakan keberhasilannya. (*)

Oleh: Prof. Hanna

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top