Space Iklan
Pariwara
Politik

KPU Larang Kampanye di Pesantren

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Polemik safari oleh para capres dan cawapres ke lembaga pendidikan telah meningkatkan panasnya suhu politik menuju ajang pilpres 2019. Pasalnya lembaga pendidikan dan rumah ibadah sepertinya dijadikan ladang suara untuk bercocok tanam kemenangan. Pesantren pun jadi lahannya. Lembaga strategis yang diharapkan oleh para calon kandidat pilpres dengan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diharapkan dapat mendukung dan memenangkan diantara paslon namun mereka berkilah. Alasan kedua pasangan tersebut pun hanya seolah bersilaturahmi tanpa ada kepentingan berkampanye.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan angkat bicara terkait hal itu. Ia mengatakan seluruh kampanye yang dilakukan di berbagai lembaga pendidikan formal maupun non formal tidak diperbolehkan. Semua hal tersebut akan diberikan sanksi bagi peserta pemilu yang melanggar larangan itu.

“Kampanye di lembaga pendidikan tidak diperbolehkan. Lembaga pendidikan itu termasuk lembaga pendidikan formal maupun lembaga pendidikan non formal. Jadi, tidak dibenarkan kalau pesantren itu menjadi tempat untuk kegiatan kampanye oleh siapapun,” ujar Wahyu di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/10).

1 of 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top