Pariwara
Edukasi

Dorong Partisipasi Mahasiswa dalam Pengembangan Desa, Dirjen BPD Kemendagri Gandeng STIE 66

Elyn/Kendari Pos
Ketua STIE 66 (jas hitam) mendampingi Dirjen BPD Kemendagri, Dr. Nata Irawan SH. M.Si., (tengah) memberikan kuliah umum di STIE 66, Selasa (9/10).

KENDARIPOS.CO.ID — Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (BPD Kemendagri) menggandeng STIE 66 dalam upaya pengembangan desa. Itu dalam rangka mendorong partisiasi aktif mahasiswa saat berbaur dengan masyarakat di lingkungan pedesaan. Momentum ini bisa diwujudkan saat mahasiswa bergeliat di desa, misalnya Kuliah Kerja Nyata, bakti sosial dan kegiatan lainnya. Mengusung tema Akselerasi Penguatan Tata Kelola Desa Mewujudkan Desa Sejahtera, Dirjen BPD Kemendagri, Dr. Nata Irawan SH. M.Si., memberikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Stie 66 Kendari, Selasa (9/10).

Mengawali materinya, Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya pada Stie 66. Menurutnya, Stie 66 adalah salah satu kampus besar di Sultra, dan banyak mencetak insan unggul. Urusan pemerintah di desa cukup banyak. Mulai dari bagaimana managemen pemerintahan desa, penyusunan peraturan desa, perencanaan desa dan pengelolaan keuangan desa. “Nah urusan yang begitu komplit ini kalau dilakukan oleh orang yang tidak paham maka banyak menemukan kendala, apalagi kadang kepala desanya hanya lulusan SD, SMP atau SMA, ” jelasnya.

Makanya lanjut dia, peran mahasiswa untuk berkolaborasi membangun desa sangat dibutuhkan. Sebab, meski ada perkuliahan 1 semestar bagi kepala desa belum cukup untuk memahami seluruh tugas-tugasnya. “Dulu kepala desa diangkat karena suka rela, sekarang di dalam undang-undang harus dilakukan pemilihan, dan mereka harus memiliki pendidikan karena kewenangannya besar dan rumit, dipelajari 1 semester saja tidak bisa. Kita fokus meningkatkan kapasitas aparatur desa. Kita butuh juga peran semua stekholder termasuk mahasiswa, ” paparnya.

Sementara itu, Ketua Stie 66 Dr. Bakhtiar Abbas, SE., M.Si., mengaku pihaknya sudah kerja sama dengan 17 kabupaten kota untuk pengembangan SDM dalam berbagai bidang kegiatan. “Kami memang punya target menjadi salah satu kampus maju di Asia Tenggara pada 2020 mendatang, ” katanya di Aula Stie 66.

Dia bersyukur dari 48 perguruan tinggi di Sultra, baru STIE 66 yang digandeng dari Kementrian Dalam Negeri. “Ini sebuah kebanggaan untuk kita semua, ” sambungnya. Dalam kuliah umum itu juga, dilakukan penandatanganan MoU antara Kemendagri dan STIE 66. Turut hadir pula ketua dewan pembina STIE 66, Sudarmanto Saeka. (lyn/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top