Space Iklan
Pariwara
Nasional

Hadiri Pembekalan Alumni Diklatpim I, Wapres JK : Birokrat Harus Inovatif, Bukan Berorientasi Profit

Para peserta Alumni Diklatpim I, foto bersama Wapres JK.

KENDARIPOS.CO.ID — Wakil Presiden RI, Djusuf Kalla memberikan pembekalan terhadap peserta Alumni Diklatpim I yang dianggap inovatif dalam birokrasi di Kantor Sekretariat Wapres, Senin (8/10/2018).

Undangan terbatas ini difasilitasi oleh LAN RI dan CEO Fajar Group, H.M. Alwi Hamu, yang juga menjabat sebagai staf ahli/staf khusus Wapres. Dalam pengarahan, Djusuf Kalla, memberikan penguatan terhadap pemerintahan dan pembangunan berbasis kepemimpinan kolaboratif. Menurut Wapres, tegnologi harus dijadikan instrumen dalam kecepatan pelayanan kepada masyarakat, dan hindari perilaku korupsi. Birokrat pemerintah juga diharuskan berorientasi masa depan dan menggunakan birokrat yang inovatif. “Bukan mereka yang berorientasi profit,” ucap JK.

Wapres menekankan pentingnya percepatan dalam pemerintahan namun aman, untuk perlu menggunakan electronic government yang terintegrasi sesuai dengan peraturan pemerintah. “Hargai kerja staf yang bersungguh-sungguh dalam membantu pimpinan. Hati-hati menggunakan orang-orang yang akan merusak citra pimpinan,” ucapnya.

“Dan pimpinan harus membawa kesejukan kepada stafnya agar mrk kerja lebih kondusif,” sambung JK.

Wapres juga menyampaikan agar birokrasi bersifat merit sistem dalam pola rekrutmen dengan menggunakan generasi muda yang cerdas untuk masa depan bangsa. Pimpinan harus pandai menyaring informasi secara cermat agar tak terjebak dalam dominasi pemikiran satu kelompok.

“Gunakan birokrasi yang telah matang dan memiliki integritas dalam menjalankan tugasnya. Hindari berorientasi keuntungan karena pemerintah lebih ke arah pelayanan publik,” pesan JK.

Salah satu peserta Alumni Diklatpim I, Roni Yakub Laute, bersama staf khusus Wapres, HM Alwi Hamu.

Sementara itu CEO. Fajar Grup Alwi Hamu berharap birokrat lebih inovatif dan mampu menjaga juga membantu pimpinannya melalui ketelitian sesuai norma yang ditetapkan. Kata dia, dengan bergulirnya kewenangan desentraliasasi maka pemda kini bisa berinovasi lebih cepat dengan.

Staf Khusus Wapres JK ini juga menyatakan bila generasi birokrat daerah yang berpotensi dan inovatif tidak dimanfaatkan oleh daerah, maka pusat siap menampung untuk menambah penguatan pemerintah.

“Mari kita jadikan daerah dan negara yang lebih produktif dalam segala bidang sehingg mampu menghasilkan karya demi kejayaan bangsa,” tutup Alwi Hamu. (imn)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top