Pariwara
Edukasi

Fakultas Hukum UHO Helat Seminar Regional Konstitusi

Agus Setiawan/Kendari Pos
Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun, M.Si., M.Sc (kiri) menyerahkan plakat kerja sama kepada Humas MK RI Dr. Fajar Laksono (kanan) saat Seminar Regional Konstitusi yang berlangsung di Same Boutique Hotel Kendari.

KENDARIPOS.CO.ID — Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (FH UHO) kerja sama dengan Mahkamah Konstitusi (MK) RI menggelar seminar regional yang berlangsung di Same Boutique Hotel Kendari. Kegiatan yang bertemakan Penegasan Demokrasi Konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia ini, dihadiri para akademisi, praktisi, perwakilan Parpol, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), serta beberapa dosen perwakilan dari Universitas Patimura dan Universitas Cenderawasih.

Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun, M.Si., M.Sc., saat membuka seminar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk merefleksi kesadaran konsepsi ketatanageraan bagi implementasi atas UUD 1945. “Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) berkewajiban menjaga konstitusi negara kita agar cita-cita luhur pendidikan bangsa ini bisa tercapai dan terjaga, serta menjaga tidak adanya intervensi dari negara lain. Universitas sebagai institusi pendidikan negara akan selalu mendukung dan mefasilitasi langkah-langkah konstitusi dalam menjaga dan mengawal konstitusi Indonesia,” ujar Zamrun.

Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sultra ini, juga menyampaikan kampus merupakan benteng terakhir negara ini. Karena, kampus adalah gudang ilmu bagi masyarakat dalam hal ini mahasiswa dan dosen yang melakukan penelitian yang dapat menguatkan independensi negara ini.

“Jadi lembaga mana saja pasti mau untuk bekerjasama dengan kampus. Misalnya ada yang melakukan penelitan terkait undang-undang atau sistem ketatanegaraan negara kita. Nah jika hasil penelitiannya nanti mau salah atau benar itu tidak akan dipermasalahkan. Malahan biasanya diajukan jadi bahan undang undang. Disitulah pentingnya kampus, karena kita sendiri yang mengkaji, memutuskan dan menyimpulkan tanpa ada intervensi dari luar,” terangnya.

Untuk itulah, ia mengimbau kepada sivitas akademika UHO untuk selalu mengadakan kajian-kajian kampus semacam ini, guna mengetahui cara bertatanegara dengan baik dan benar. Di tempat yang sama, hadir juga Humas MK RI Dr. Fajar Laksono. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, antara MK dan FH UHO.

“Ini merupakan perpanjangan kerjasama sebelumnya. Kami anggap penting, karena kegiatan ini merupakan gagasan yang dipandang representatif dalam refleksi kesadaran konsepsi ketatanegaraan implementasi atas konstitusi UUD 1945,” ujarnya.

Fajar berharap, seminar ini hadir sebagai forumnya ahli konstitusi dan ketatanegaraan. “Akademisi secara moral bertanggung jawab merawat kesadaran dalam konsepsional demokrasi konstitusional UUD 1945. Melalui refleksi kritis, saya harap para akademisi dan para peserta forum ini dapat berpartisipasi secera berkelanjutan,” tandasnya. (ags/c)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top