Pariwara
Nasional

437 Gempa Susulan Terjadi di Palu dan Donggala, Kerugian Capai Rp 10 Triliun

EVAKUASI: Petugas gabungan sedang melakukan evakuasi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulteng. Sejak 28 September hingga 5 Oktober 2018, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah 437 gempa susulan terjadi dengan magnitudo yang bervariasi. Foto: Jawapos.com

KENDARIPOS.CO.ID — Seminggu setelah gempa yang disertai tsunami di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng), Palu dan Donggala ternyata masih terus diguncang oleh ratusan kali lindu susulan. Berdasarkan data terakhir yang dimiliki Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (5/10) pukul 06.00 WIB, tercatat 437 gempa susulan terjadi dengan magnitudo yang bervariasi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, intensitas gempa susulan tersebut beberapa hari ini semakin menurun. Sehingga, tidak seluruhnya dirasakan oleh masyarakat dan para pengungsi. “Gempa susulan masih terus berlangsung. Namun kalau kita lihat intensitasnya dia semakin menurun,” ujar Sutopo saat menggelar konferensi pers di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (5/10).

Sutopo juga memperkirakan, gempa susulan bisa mencapai 1.000 kali. Hal tersebut merupakan proses normal yang mengikuti terjadinya sebuah gempa besar. “Itu terjadi karena sedang mencari keseimbangan sistem lempeng sesar yang ada. Sifatnya normal. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, meskipun ada goncangan,” imbau dia.

1 of 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top