Pariwara
Kolaka Utara

Masih Banyak Formasi CPNS Kolut Lowong

Jumadil

KENDARIPOS.CO.ID — Hingga saat ini sejumlah formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) masih kosong. Namun pelamar tak perlu cemas, mengingat penutupan pendaftaran diperpanjang hingga 15 Oktober mendatang. Perpanjangan otomatis masa pendaftaran ini salah satunya menjadi pertimbangan setelah tim Panselnas membahas tindak lanjut dampak gempa dan tsunami yang melanda Sulteng terhadap pelaksanaan CPNS 2018. Meski diperpanjang, pemerintah di daerah tak perlu merubah rencana.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kolut, Jumadil, menjelaskan, saat ini jumlah pelamar yang berhasil melakukan pendaftaran di portal http://sccn.bkn.go.id, masih minim. Dalam laman pencarian lowongan di portal itu memperlihatkan jika sejumlah formasi di lingkup Pemkab banyak yang lowong. “Ada yang kosong sama sekali. Rata-rata untuk formasi guru di setiap-tiap sekolah dan ada pula yang satu formasi sudah dua sampai empat pendaftar untuk formasi kesehatan,” jelasnya, Kamis (4/10).

Kendala yang banyak dialami pendaftar juga terkait unggah dokumen di situs SSCN. Karena keterangan yang dicantumkan di laman tersebut kurang dipahami. Untuk keterangan syarat akreditasi baik universitas maupun Prodi bisa disatukan dalam satu file pdf dan tidak melebihi batas maksimal 700 kb. Sementara terkait surat lamaran yang ditulis tangan diunggah di laman SSCN. “Untuk surat pernyataan bebas persoalan hukum serta pernyataan siap mengabdi minimal 10 tahun sebelum meminta pindah, dikirim ke BKD dalam bentuk fisik bersama berkas kelengkapan lainnya,” jelas Jumadil.

Pelamar yang telah tuntas mengakses, dipersilahkan mengikutkan kartu pendaftarannya dalam berkas. Telah ada alamat, nomor register, nama, serta jabatan tercantum di lembaran itu yang akan digunting pada kartu pendaftaran SSCN tersebut untuk dimasukkan pada amplop. “Masing-masing formasi harus menyesuaikan dengan warna map dan kirim ke alamat (Badan Kepegawaian Kolut) yang telah kami cantumkan di situs Pemkab Kolut,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, BKN melalui laman SSCN juga mengimbau para pendaftar agar tidak menggunakan satu browser dipakai mendaftar untuk dua NIK. Hal tersebut guna menghindari saling tertukarnya informasi kedua pelamar bersangkutan. Rata-rata pelamar banyak yang belum lolos mendaftar, karena terkendala pada sulitnya portal kementerian itu diakses. (b/rus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top