Pariwara
Politik

Pemilu Harus Terbebas dari Kampanye Hitam

Ilustrasi Kampanye Hitam

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI berharap Pemilu 2019 tidak diisi dengan kampanye hitam. Mulai dari isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan SARA.

Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifudin berharap agar tim pemenangan masing-masing pasangan calon bisa cermat dan menghindari memilih isu-isu negatif dalam kampanye.

“Kita sih mengharapkan agar mereka tidak melakukan kampanye hitam dengan memakai isu-isu yang seperti selama ini kerap terjadi, misal soal PKI, penghinaan berdasar SARA dan sejenisnya,” katanya kepada wartawan, Senin (1/10).

Masa kampanye sudah dimulai sejak 23 September 2018 lalu dan akan berakhir pada 13 April 2019 nanti. Hampir semua partai peserta Pemilu 2019 sudah menandatangi komitmen kampanye damai dengan menghindari politik identitas, ujaran kebencian, dan isu-isu negatif lainnya beberapa waktu.

Afifudin berharap semua pihak untuk mampu memegang komitmen tersebut dan menciptakan pemilu yang damai di 2019. “Kita semua harus memahami kampanye sebagai ajang adu gagasan, rencana program, dan promosi keunggulan masing-masing,” pungkasnya. (ian)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top