Pariwara
Konawe

Guru Honorer K2 di Konawe Minta Diangkat PNS

Elizon Zainal

KENDARIPOS.CO.ID — Ratusan guru honorer kategori dua (K2) dan nonhonorer yang belum terangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), masih berjuang dan mempertanyakan nasib mereka. Pasalnya, kepengurusan status mereka di MenPAN-RB terhambat karena data dari daerah belum sampai ke kementerian. Mereka menuntut agar data tersebut secepatnya diserahkan ke pemerintah pusat.

Ketua Forum K2 Persatuan Guru Republik Indonesia (FHK2-PGRI), Ahmad Maulana Malik, yang mempertanyakan data honorer K2 Konawe, mengungkapkan, pihaknya telah sampai ke KemenPAN dan mempertanyakan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) Konawe. Namun ia terkejut karena pihak kementerian menjawab tidak ada data dari Konawe. “Kalau SPTJM tidak ada, maka tak akan ada pengangkat K2 Konawe,” ujarnya, Jumat (28/9).

Hal senada diungkapkan Wakil FHK2-PGRI Konawe, Lukminiawati, yang mempertanyakan apakah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pernah mendata honorer K2 berdasarkan edaran KemenPAN-RB tahun 2014 lalu. “Salah satu poin dalam edaran itu menyebutkan, honorer yang tidak lulus seleksi K2 (2013) untuk diverifikasi ulang dan dimasukan dalam database,” terangnya.

Namun Kepala Bidang Mutasi BKD dan Diklat Konawe, Kaswan, beralasan, data K2 ada dipihaknya. Jumlahnya mencapai 5.830 orang. “Asumsi kami, data yang ada pasti berkurang, karena kemungkinannya bisa jadi dalam perjalanan sudah tidak aktif mengajar lagi, misalnya,” argumentasinya.

Sementara itu, Kepala BKD dan Diklat Konawe, Elizon Zainal, mengungkapkan, setiap kali menghadap ke KemenPAN untuk membahas soal CPNS, ia selalu mempertanyakan nasib honorer K2 di Konawe. Namun, terkait data SPTJM, ia juga baru saja diberitahu stafnya. Sehingga selama ini ia tidak tahu soal permasalahan tersebut. “Sejak saya menjabat Kepala BKD, saya belum pernah melihat data itu, justru setelah ada pertemuan ini baru dilaporkan kepada saya soal itu,” akunya.

Akan tetapi, ia mengaku selalu mengupayakan dan mempertanyakan status honorer K2 Konawe di KemenPAN walaupun jawaban pihak kemeterian kurang memuaskan. “Tapi sekarang sudah ada titik terang. Katanya, data SPTJM itu akan dibawa ke DPRD dan mereka yang memfasilitasi untuk mempertanyakan nasib K2 di kementerian,” pungkasnya. (b/hel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top