Pariwara
Buton Utara

Draf KUA-PPASP Butur Mulai Dibahas

HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS
ANGGARAN : Bupati Butur, Abu Hasan (kiri) saat menyerahkan draf KUA-PPAS APBD Perubahan tahun 2018 ke pimpinan DPRD, rabu (26/9)

KENDARIPOS.CO.ID — Draf kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan (PPASP) tahun 2018 telah diserahkan Pemkab Buton Utara (Butur) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk dibahas dan diparipurnakan. Penyerahan anggaran perubahan tersebut diterima langsung Ketua DPRD Butur, Rukman Basri Zakariah bersama Wakil Ketua, Sujono dan Abdul Salam Sahadia.

“Draf KUA-PPASP ini akan segera dibahas. Semua fraksi dan komisi akan menelaah usulan pada anggaran perubahan yang diserahkan eksekutif ke legeslatif,” kata Ketua DPRD Butur, Rukman Basri Zakariah, Rabu (26/9). Sementara itu Bupati Butur, Abu Hasan menuturkan, pelaksanaan APBD hingga pertengahan tahun 2018 telah terjadi perubahan asumsi pada kebiajakan umum. Yakni, penyesuaian terhadap transfer dari pemerintah provinsi seperti dana bagi hasil pajak, pendapatan asil daerah terutama pada sektor lain, prediksi Silpa pada APBD Perubahan anggaran tahun 2018 disesuaikan dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Pendapatan asli daerah mengalami perubahan pada sektor lain-lain. Asumsi awal, PAD yang sah, Rp 16,6 miliar. Bertambah menjadi Rp 16.654. Kemudian untuk dana perimbangan tidak terjadi perubahan,” papar Abu Hasan. Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu menambahkan, untuk belanja daerah yang mengalami perubahan yaitu pada belanja tidak langsung sektor belanja pegawai. Asumsi awal sebesar Rp 172 miliar menjadi Rp 167 miliar atau berkurang sebesar 0,03 persen.

“Kemudian pada belanja hibah bertambah 0,07 persen menjadi Rp 2,9 miliar dari asumsi Rp 2,7 miliar. Sedangkan pada belanja langsung terjadi penambahan sebesar Rp 10 miliar dari rencana awal Rp 357 miliar menjadi Rp 367 miliar. Sehingga total belanja daerah dari asumsi awal Rp 640 miliar bertambah menjadi Rp 645 miliar,”rinci Butur-1 tersebut.

Abu Hasan menambahkan, pada sektor penerimaan pembiayaan prediksi Silpa awal APBD 2017 adalah Rp 17 miliar akan tetapi realiasi Silpa pada dokumen laporan realisasi APBD Perubahan sebesar Rp 10 miliar. Sehingga angka Silpa menurun sebesar Rp 7 miliar. “Makanya, pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan,” tandasnya. (b/had)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top