Pariwara
Kolaka

DPRD Kolaka Tantang Pertamina Tindak SPBU Nakal

KENDARIPOS.CO.ID — Aktivitas pertambangan yang akhir-akhir ini kembali berjalan di Kabupaten Kolaka, ternyata juga memberikan dampak negatif bagi perekonomian masyarakat. Pasalnya, warga kesulitan mendapatkan bahan bakar, khususnya solar pada sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Akibatnya, kendaraan warga yang menggunakan bahan bakar tersebut untuk menjalankan usahanya, terhambat.

“Kasihan kendaraan-kendaraan warga yang gunakan solar subsidi. Apalagi bagi mereka yang benar-benar mengandalkan penghasilan dari bahan bakar tersebut. Mereka mau angkut pasir atau lainnya tapi kendaraan tidak bisa jalan karena tak ada solar,” kesal Anggota DPRD Kolaka, Rusman, Senin (24/9). Legislator Partai Demokrat ini menuding, kelangkaan solar disebabkan adanya aktivitas perusahaan tambang yang mulai marak belakangan ini. “Kelangkaan solar ini terjadi sudah sekitar sebulan, sejak mulai jalannya pertambangan. Para penambang ini menggunakan solar pada kendaraannya dalam jumlah yang banyak. Bisa jadi mereka juga menggunakan solar bersubsidi,” tudingnya.

Untuk mengatasi persoalan kelangkaan solar di Bumi Mekongga, Rusman meminta pihak Pertamina segera melakukan penindakan. Sebab kata dia, persoalan tersebut juga disebabkan adanya permainan oknum. “Kalau Pertamina tidak bertindak, maka kami akan segera memanggil ke DPRD untuk memberikan penjelasan. Tapi itu tidak perlu dilakukan karena itu bukan solusi terbaik. Jadi lebih Pertamina segera bertindak dengan menindak SPBU nakal. Agar persoalan ini segera berakhir. Kelangkaan solar terjadi karena adanya kerja sama antara oknum dengan penambang,” prediksinya. (b/fad)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top