Pariwara
Buton

Transmigrasi Pacu Perekonomian Buton

KENDARIPOS.CO.ID — Saat ini tercatat ada 170 kepala keluarga (KK) transmigran yang mengadu nasib di Kabupaten Buton. Mereka berasal dari Pulau Jawa, Bali dan sebagian masyarakat lokal. Sekretaris Dinas Transmigrasi Buton, La Sura, menjelaskan, warga tersebut ditempatkan pada Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Lapokamata, Kecamatan Lasalimu Selatan. Warga trans hidup berdampingan dengan masyarakat lokal di lokasi yang sama.

“Mereka berada di Buton sejak tahun 2015 dan 2016. Tentu ke sini melalui program transmigrasi Pemerintah Pusat. Selama ini mereka ditanggung APBN. Mulai dari jaminan hidup dan kebutuhan bertani dan bersawah selama lima tahun. Setelah itu, mereka harus hidup mandiri dan lepas dari bantuan pemerintah,” ujar La Sura. Ia menilai kehadiran warga transmigrasi di Buton turut memberikan sumbangsih bagi perekonomian serta pendapatan daerah.

“Namun belum terlalu signifikan, karena mereka juga masih baru,” sambungnya. Salah satu hasil pertanian warga transmigrasi yakni tanaman buah naga. Kualitasnya cukup bagus untuk dipasarkan pada wilayah Kepulauan Buton dan sekitarnya. Selain dapat melakukan pengembangan kawasan, transmigrasi juga dalam rangka pemerataan kesejahteraan masyarakat. (c/mel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top