Pariwara
HEADLINE NEWS

Peragakan 24 Adegan, Dihajar Sambil Berlutut, Dua Polisi di Polda Sultra Habisi Mendiang Bripda Faturahman

Bripda Fislan (baju tahanan biru) memeragakan adegan saat menghajar juniornya mendiang Bripda Faturahman dalam rekonstruksi yang digelar, Rabu (19/9). Otak penganiayaan, Bripda Zulfikar ikut dalam rekonstruksi itu.

KENDARIPOS.CO.ID — Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan, tersangka penganiayaan yang berujung tewasnya sang junior, Bripda Faturahman kembali dihadirkan di Barak C Dalmas Polda  Sultra, Rabu (19/9/2018). Kali ini, keduanya tidak mengenakan seragam Polri. Seragam bertuliskan tahanan warna biru membalut tubuh keduanya. Pada bagian lain, belasan bintara yang menghuni Barak C Dalmas Polda  Sultra, berjejer sembari menanti aksi duet Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan yang melayangkan pukulan di dada mereka. Drama pemukulan itu rupanya bagian dari rekonstruksi atas kasus tewasnya Bripda Faturahman yang diperagakan Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan. Senin (3/9) malam lalu, Bripda Faturahman meregang nyawa usai dihantam sang senior sambil berlutut.

Penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda Sultra  menggelar rekonstruksi sebagai bagian dari langkah penyidikan. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt mengatakan, sebanyak 24 adegan diperagakan. Rekonstruksi dilakukan untuk mendapatkan gambaran terkait cara yang dilakukan untuk mengungkap fakta kejadian tersebut. Misalnya, adanya adegan pemukulan yang membuat korban langsung tergeletak dan harus dilarikan kerumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top