Pariwara
Nasional

Tidak Boleh Jadi Arena Politik di Pilpres, Menristek Minta Kampus Netral

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah tegas menyikapi tahun politik yang semakin dekat. Misalnya, terkait penggunaan fasilitas perguruan tinggi bagi pasangan calon presiden dan wakilnya untuk berkampanye. Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Ristekdikti), Mohamad Nasir menegaskan, kampus harus netral. Tidak boleh menjadi arena politik. Bila ingin mengundang capres dan cawapres, maka wajib mengundang semua, bukan salah satunya.

“Saya harapkan kampus dapat menjaga marwah pendidikan. Kalau ada yang mau berpolitik, silakan keluar dari kampus,” tegasnya usai menghadiri kuliah umum di Universitas Kristen Satya Wacana, Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (17/9).

Untuk itu, dia tengah mempersiapkan peraturan yang mengatur universitas agar fokus dalam pengembangan akademik. Para civitas akademika juga harus menjaga dan mengawal ideologi bangsa. “Kemenristekdikti sebentar lagi akan mengeluarkan peraturan yang menyatakan bahwa kampus tidak boleh sebagai arena berpolitik. Kampus hanya berfokus pada pengembangan akademik dan untuk menjaga serta mengawal ideologi bangsa yaitu NKRI, Pancasila sebagai ideologi negara, dan UUD 1945, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tetap harus dijaga,” paparnya.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top