Pariwara
Nasional

Tahun Depan, Jalur Lapuko-Laonti Bisa Dilewati Kendaraan, Bupati Konsel: Tak Ada Lagi Wilayah Terisolasi

TURUN LAPANGAN: Bupati Konsel, Surunuddin Dangga (ketiga dari kanan) didampingi sejumlah pimpinan OPD turun lapangan, memantau langsung progres pengerjaan akses jalan darat yang menghubungkan Kecamatan Moramo dan Kecamatan Laonti, akhir pekan lalu. Foto: Kamal/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konsel, Surunuddin Dangga ingin otoritanya bebas dari keterisolasian. Makanya, sejak diamanahkan memimpin Konawe Selatan, tiga tahun lalu, langsung membuat jargon “Membangun Dari Desa”. Hal itu sebagai implementasi nyata dari visi pembangunan Desa Maju Konsel Hebat.

Wujud nyata dari komitmen itu, Surunuddin bersama Arsalim telah membebaskan masyarakat Kecamatan Laonti dari keterisolasian. Sejak kemerdekaan dan terbentuk secara definitif puluhan tahun lalu, satu-satunya akses yang bisa dilalui menuju Laonti hanya via laut dengan menggunakan perahu bermesin tunggal.

Hal ini disebabkan, akses jalan darat yang belum tersedia akibat daratannya masuk dalam hutan konservasi sehingga masyarakat sekitar harus melintasi jalur laut. Meskipun badai ombak kadang mengancam keselamatan mereka. Namun, setelah melalui proses panjang yang melelahkan, 2018 lalu, perjuangan Surunuddin berbuah manis. Dia mengantongi izin persetujuan pembukaan akses jalan darat tersebut dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan BKSDA Provinsi Sultra.

Surunuddin Dangga bersama wakilnya Arsalim, dengan sigap memprogramkan pembukaan jalan darat dari Lapuko tembus Laonti. Dan saat ini perintisan jalan tersebut sudah mulai tampak. Masyarakat sekitar sebentar lagi akan segera menikmati terobosan kepemimpinan berakronim SUARA itu.

Akhir pekan lalu, Surunuddin didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Konsel turun lapangan, memantau langsung perkembangan pembuatan akses jalan darat yang menghubungkan antara Kecamatan Moramo dan Kecamatan Laonti. Jalan tersebut panjangnya 34 kilometer. Terbagi dalam dua tahap, yakni peningkatan jalan yang sudah pernah di rintis sebelumnya oleh TNI bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Konsel sepanjang 16 kilometer.

Jalur ini menghubungkan Desa Langgapulu, Kecamatan Kolono Timur dengan Desa Tambolosu – Kecamatan Laonti. Dan pembukaan jalan baru antara Desa Tambolosu dengan ibu kota Kecamatan Laonti sejauh 18 kilometer. Di dalamnya melewati kawasan hutan konservasi tanjung peropa sejauh 6 kilometer.

Surunuddin mengungkapkan, tujuan kunjungannya di Laonti dalam rangka mengecek langsung perkembangan pekerjaan jalan darat tersebut. “Pembuatan jalan ini sebagai upaya mengeluarkan Laonti dari kawasan tertinggal. Saat ini tersisa 3 kilometer lagi yang sedang dikerjakan. Tahun depan, jalur ini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkap Surunuddin.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top