Pariwara
Metro Kendari

Puluhan Sekolah Deklarasi Anti Tawuran

ANTI TAWURAN: Komitmen anti tawuran dan kekerasan di sepakati. Komitmen itu ditandatangani para perwakilan pelajar SMA, SMK dan MA se-Kota Kendari. Tampak para perwakilan pelajar meneken naskah deklarasi disaksikan para guru, unsur Dikmudora Kota Kendari, Dikbud Sultra dan Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi, Senin (17/9). Foto: Adwin Barakati/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Hidup berdampingan dalam situasi damai itu indah. Indahnya kedamaian dihembuskan para siswa dari 54 SMA, SMK dan MA se-Kota Kendari dalam deklarasi anti tawuran dan kekerasan. Deklarasi yang dihadiri Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi itu digelar di SMKN 2 Kendari, Senin (17/9) pagi.

Perwakilan unsur sekolah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Kendari dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra ikut hadir. Deklarasi itu muncul sebagai solusi atas keprihatinan aksi tawuran pelajar yang terjadi dua pekan lalu. Sekaligus sebagai komitmen agar tawuran tidak terulang lagi.
Setiap siswa perwakilan dari sekolah ikut membubuhkan tanda tangan dalam poin-poin yang disepakati.

Sekretaris Dinas Dikbud Provinsi Sultra, La Sidale menuturkan deklarasi itu merupakan komitmen untuk menciptakan suasana damai dalam lingkungan sekolah. Karena sekolah tempat menuntut ilmu. “Saya harap, siswa-siswi dapat menjadi murid yang baik dan teladan bagi yang lainnya. Jangan lagi ada aksi tawuran,” ujar La Sidale.

Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi mengapresiasi kerja sama seluruh pihak termasuk sekolah yang menggelar deklarasi. Ada beberapa poin yang menegaskan larangan kekerasan dalam lingkungan sekolah. “Salah satunya menolak dengan keras segala tindakan kekerasan dan tawuran antarsiswa dalam bentuk dan alasan apapun juga. Kita juga ikut memantau proses ini,” ujar AKBP Jemi Junaidi.

Mantan Kapolres Konawe itu menegaskan apabila kelak ditemukan aksi tawuran terulang maka polisi akan memproses pelajar yang bersangkutan. Ini sebagai awal tidak adanya kekerasan di lingkungan sekolah. “Jika kita temukan, langsung diproses,” tegas AKBP Jemi Junaidi.

Kepala SMKN 2 Kendari , Syarif Gamoro mengatakan, deklarasi ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi aksi tawuran di lingkungan sekolah. “Dengan deklarasi ini, kami siap kerja sama dengan semua sekolah untuk meningkatkan pengawasan kepada siswa di Sekolah. Ada 9 poin dalam deklarasi dan isinya mengajak siswa menghindari aksi kekerasan,” ujarnya. (ade/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top