Pariwara
Nasional

Kemenag Butuh 17 Ribu CPNS, Formasi Dosen dan Guru Paling Banyak

MENGAJAR: Salah seorang guru sedang mengajar. Tahun ini, pemerintah membuka rekrutmen CPNS. Khusus di lingkup Kemenag, dari 17.175 kuota CPNS, tenaga guru dan dosen paling banyak formasinya. Foto: Jpnn

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Agama (Kemenag) RI mendapat jatah 17.175 kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Jumlah itu sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 49 tahun 2018. Formasi tersebut merupakan yang terbesar dibanding kementerian/lembaga lain dalam rekrutmen CPNS 2018.

Informasi itu disampaikan Inspektur Jenderal Kemenag, Nurkholis Setiawan. Kata dia, kuota masing-masing instansi kementerian atau lembaga sudah tercantum di laman Setkab Kemenag. “Dari kuota 17.175 CPNS, alokasi terbesar diperuntukan bagi tenaga dosen dan guru,” jelasnya, Senin (17/9). Rincian formasinya, 10.520 formasi untuk guru pelamar umum, 1.480 formasi bagi guru honorer K2, dan 4.485 formasi dosen. “Ada juga lowongan untuk penghulu, penyuluh, jabatan fungsional tertentu (JFT), dan jabatan fungsional umum (JFU),” ungkapnya.

Dia menambahkan, proses penerimaan CPNS di Kemenag akan dilaksanakan bersamaan dengan umum, yakni 19 September mendatang. Setelah itu, akan dilaksanakan Seleksi Administratif, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dan lain-lain.

Sementara itu, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan, ada tiga hal harus dimiliki CPNS Kemenag. Yakni, pertama, CPNS harus memiliki kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh satuan kerja. Terlebih lagi formasi yang dibuka paling banyak untuk guru dan dosen. “Harus diseleksi ketat. Pastikan, yang terpilih memiliki kompetensi tinggi sesuai dengan pos dan bidangnya,” pesan Lukman.

Kedua, CPNS Kemenag harus memiliki komitmen keagamaan, dalam arti mereka yang diterima nanti tidak lagi punya masalah dengan persoalan keagamaan. Selain itu, kata dia, CPNS memiliki pemahaman keagamaan yang moderat. “Mereka harus paham dan memiliki pengalaman keagamaan yang baik. Mereka yang moderat yang dapat menjadi role model bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Para CPNS Kemenag juga harus memiliki komitmen kebangsaan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “CPNS Kemenag harus punya pemahaman memadai, syukur-syukur pemahaman yang baik tentang apa itu Pancasila, apa itu konstitusi kita, NKRI, Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama Ahmadi menyampaikan, proses rekrutmen CPNS Kemenag akan menjadi etalase proses rekrutmen CPNS secara nasional. Ahmadi merinci, dari 59.309 formasi CPNS 2018 yang ditetapkan untuk 76 kementerian dan lembaga, sebanyak 17.175 formasi atau 29 persen ditetapkan untuk Kemenag. (wan/rif)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top