Pariwara
Politik

DCT Muna Berpotensi Berkurang

Kubais

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muna mulai menyusun daftar calon tetap (DCT) pemilihan calon anggota legislatif (Pilcaleg) 2019. Dari 322 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg), beberapa diantaranya terancam dicoret karena belum melengkapi berkas persyaratannya. Padahal, masa penetapan DCT tersisa tiga hari lagi.

Ketua KPUD Muna, Kubais mengatakan persyaratan yang belum dilengkapi bacaleg masing-masing berupa surat keputusan (SK) pemberhentian dari pejabat berwenang. Kendati tidak merinci, Kubais menjelaskan jika memang sejumlah Bacaleg yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai daftar calon sementara (DCS) masih berstatus aparatur sipil negara (ASN)l. Selain itu, terdapat pula sejumlah kepala desa (Kades) yang maju pada Pilcaleg mendatang.

“Saya tidak hafal persisnya (jumlah). Namun untuk ASN, baru dua orang yang setor SK (pemberhentian). Masih banyak yang belum termasuk SK mundur Kades dan SK pensiun,” jelas Kubais saat dikonfirmasi Kendari Pos, Senin (17/9).

Persyaratan tersebut masih bisa dilengkapi sebelum batas akhir tanggal 19 September mendatang. Jika tidak, Bacaleg dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat alias gugur. “Parpol pun tidak diperbolehkan lagi mengganti (calon),” sambungnya.

Proses penyusunan DCT sebenarnya sudah dimulai sejak 14 September lalu. Seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, selain SK pemberhentian. Tanggal 20 September mendatang, KPU akan memanggil partai politik untuk melakukan pencermatan DCT. “Pencermatan untuk memastikan kesesuaian nama, pekerjaan dan data lain. Sore harinya, baru dilakukan penetapan DCT,” pungkasnya. (b/ode)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top