Pariwara
Muna

Bupati Muna Tegaskan tak Ada Calo CPNS, Mubar Dijatah 361 Orang

YAFRUDDIN YADDI/KENDARI POS
TRANSPARAN : Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada saat memimpin upacara di pelataran Pemkab, kemarin dan menyampaikan tahapan pemerimaan CPNS di daerahnya yang dijamin transparan.

KENDARIPOS.CO.ID — Pendaftaran penerimaan CPNS tahun 2018 akan segera dimulai pada 19 September mendatang. Kabupaten Muna termasuk yang akan menerima calon abdi negara sebanyak 290 orang, sesuai kuota yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Diperkirakan puluhan ribu pelamar akan ikut seleksi di Muna.

Bupati, LM. Rusman Emba mengingatkan lebih awal jika rekrutmen CPNS lingkup Pemkab Muna dilakukan dengan adil dan terbuka. Ia memastikan Pemkab akan menjauhi praktik calo untuk mencegah adanya orang “titipan”. Komitmen itu disampaikan Rusman usai memastikan jumlah kuota CPNS. “Kalau ada praktik calo silahkan lapor ke saya. Kami akan berikan sanksi tegas,” janjinya, Senin (17/9).

Dari kuota yang ada, 125 formasi untuk guru, 115 kesehatan dan 50 lainnya bagi tenaga teknis. “Tenaga honorer K2 mendapat porsi 36 kursi yang dibagi menjadi 35 formasi guru dan satu formasi kesehatan,” jelas Rustam, Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia Muna, senin (17/9). Untuk pembagian lulusan apa saja yang akan diterima, masih akan dirapatkan bersama Sekretaris Kabupaten, Nurdin Pamone. “Tidak etis kalau saya mendahului. Nanti setelah Pansel lokal terbentuk baru akan dipublikasi langsung oleh Sekab,” jelasnya.

Proses penerimaan CPNS akan dilakukan dengan sistem computer asissted test (CAT) secara online. Tiga tahap seleksi akan dilalui peserta yakni seleksi berkas, kompetensi dasar dan kompetensi bidang. Untuk penilaian masih menggunakan sistem passing grade dengan standar yang sudah ditentukan. “Misalnya passing grade SKD itu dibagi tiga kelompok yakni tes kepribadian (TKP) nominal nilainya 143, tes intelegensi umum (TIU) minimal 80 dan tes wawasan kebangsaan minimal 75,” rinci Rustam. Untuk lokasi tes, pihaknya masih akan membahas dalam rapat lebih teknis.

Sementara itu Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada juga secara terbuka mengumumkan jika diotoritanya akan ada penerimaan 361 CPNS. “Dari 1.000 kuota yang kita usulkan, alhamdulilah dapat jatah 361 orang. Jumlah ini sudah termasuk banyak jika dibandingkan daerah lain,” ungkap Rajiun di halaman kantor Pemkab Mubar.

Dalam proses penerimaan pegawai saat ini, ia menjamin tidak campur tangan atau permainan oleh pihak ketiga. Apalagi sampai sempat menjanjikan kelulusan. “Kalau ada yang berani menggaransi untuk lulus, silahkan lapor. Saya akan perintahkan Satpol PP untuk menangkapnya. Apalagi kalau yang bersangkutan adalah pegawai, kita usulkan pemecatan,” tegas Rajiun.

Mubar-1 tersebut menyatakan, CPNS yang akan diterima sebagai aparatur di daerahnya dijamin lulus murni. “Karena akan dirangking sesuai jumlah kuota yang akan diterima dengan berapa pendaftar yang lulus passing grade. Jadi saya harap seluruh masyarakat yang akan mendaftar menjadi pegawai di Muna Barat harus belajar dengan giat. Karena seleksi tahun ini transparan, tidak ada istilah kongkalingkong,” sambungnya. Rajiun menyebutkan, dari 361 kuota CPNS, pihaknya akan menerima 153 tenaga kesehatan, 148 guru dan tenaga umum 60 orang.

“Untuk tenaga honorer jangan berkecil hati. Karena pemerintah terus akan berusaha membangun komunikasi ke pusat agar ada jalur penerimaannya,” janji Rajiun. (b/ode/yaf)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top