Pariwara
Kolaka Utara

600 Peserta di Kolut Kumpulkan Sampah Tujuh Truk, 875 Kg Limbah di Wakatobi Diangkut

ASTY NOVALISTA-MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
WORLD CLEANUP DAY : Wabup Wakatobi, Ilmiati Daud (keempat dari kanan, berdiri) bersama sejumlah komunitas, kepala OPD, pihak instansi vertikal dan masyarakat usai aksi bersih sampah di Pantai Cemara.

KENDARIPOS.CO.ID — Memperingati World Cleanup Day atau hari bersih-bersih sedunia di Lasusua, pusat ibu kota Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menghasilkan sampah hingga tujuh truk. Kegiatan pada Sabtu (15/9) tersebut melibatkan lebih dari 600 orang. Mereka terdiri dari petugas Dinas Kebersihan 223 orang dan 400 lainnya dari gabungan Kelompok Pencinta Alam (KPA) Kolut, Palang Merah Indonesia (PMI) serta para siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA). Mereka dibagi enam kelompok berbekal sapu dan kantong plastik yang diikuti masing-masing satu truk pengangkut sampah.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kolut, Ramang, menjelaskan, kalkulasi tujuh truk sampah itu karena dari setiap kelompok menghasilkan satu truk sampah yang dikumpul pada tong-tong pembuangan di sepanjang jalan. “Ada juga motor pengangkut sampah. Kegiatan ini inisiatif rekan-rekan mahasiswa yang juga tergabung di KPA Kolut,” ujarnya.

Keterlibatan sejumlah pelajar dari luar Lasusua terlihat dengan kehadiran mereka lebih awal dari hari kegiatan. Sejumlah tempat yang menjadi sasaran adalah pertigaan Salumeja-Tojabi, Pasar Lacaria, pertigaan Tojabi ke arah Tugu Adipura melalui jalan Trans Sulawesi. Termasuk dari Lapangan Aspirasi ke Pasar Lacaria melintasi Masjid Agung Kolut serta alun-alun melalui jalan Trans Desa Ponggiha. Hingga Minggu (16/9), kegiatan tersebut masih dilanjutkan dengan sasaran Pantai Berova di Desa Ponggiha. “Kalau petugas kebersihan, hari ini (Minggu) kami istirahatkan, karena lelah bertugas,” jelas Ramang. Ia berharap, semua pihak, khususnya pelajar di Kolut tak membuang sampah sembarangan. Sejauh ini Bumi Patampanua tersebut dikenal bersih.

Kegiatan serupa juga dilakukan elemen masyarakat hingga pelajar di Kolaka Utara.

Di Wakatobi, dalam kegiatan serupa juga berhasil mengangkat sedikitnya 875 kilogram (Kg) sampah. Aksi tersebut memang serentak dilakukan di seluruh Indonesia dan 150 negara pada Sabtu (15/9). Momentum hari bebas sampah di Wakatobi ini dilaksanakan 35 elemen, komunitas, lembaga, instansi, perusahaan serta lainnya.

Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud, mengaku sangat mendukung kegiatan positif itu. Ia juga memberikan perhatikan dengan terlibat langsung serta berbaur dengan masyarakat dalam membersihkan sampah. “Marilah kita saling menjaga kebersihan lingkungan kita dari sampah, baik di darat maupun di laut. Apalagi Wakatobi yang kita cintai dan banggakan ini merupakan salah satu kawasan yang masuk 10 top destinasi pariwisata prioritas nasional. Kebersihannya harus menjadi prioritas,” ajak Wakatobi-2 tersebut di Pantai Cemara, Waha Raya, Kecamatan Wangiwangi, akhir pekan lalu.

Sementara itu, Ketua WCUD Wakatobi, La Fikar, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif sejumlah komunitas. “Sampah plastik saat ini menjadi ancaman dan sangat mengkhawatirkan baik yang tersebar di darat, sungai, laut hingga di perkampungan,” komentarnya. (c/rus/thy)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top