Pariwara
Muna

Pol PP Muna Jemput Paksa Randis yang tak Dikembalikan

KENDARIPOS.CO.ID — Sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, masih menguasai dan belum mengembalikan aset daerah. Fasilitas kendaraan dinas (Randis) yang diberikan pemerintah tak kunjung diserahkan. Padahal para abdi negara berpangkat tinggi tersebut sebenarnya sudah purnatugas dari jabatan tinggi pratama yang diemban.

Upaya persuasif dengan meminta secara baik-baik, diabaikan. Sekretaris Kabupaten (Sekab) Muna, Nurdin Pamone, berang. Ia terpaksa mengeluarkan surat perintah penarikan paksa Randis tersebut. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diberi tugas khusus memburu kendaraan yang ditahan para pejabat tersebut. Totalnya ada tujuh unit. Kepala Satpol PP Kabupaten Muna, Sumitata, langsung menjalankan tugas itu. Tak cukup dengan cara persuasif, Sumitata mengaku kadang harus mengerahkan personelnya menjemput langsung Randis ke rumah pejabat. Sepekan berburu, baru lima unit yang berhasil ditarik kembali.

“Diantaranya kendaraan operasional Dinas Pertanian, kendaraan Pak Wahid mantan Kabid Aset, kendaraan operasional rumah sakit dan truk milik PU,” jelasnya, Jumat (14/9). Sementara itu, Randis yang belum berhasil ditarik kembali digunakan Sanuddin mantan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Sukarman Loke, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sumitata menjelaskan, penarikan kedua kendaraan tersebut masih terkendala administrasi. “Tapi tetap kita eksekusi karena itu aset daerah yang penggunaannya harus sesuai,” sambungnya.

Sumitata mengaku, sejumlah pejabat terkesan ingin menguasai Randis. Kendati tidak menyebut nama, namun ia menemukan Randis yang sudah diajukan pemutihan. Ada pula pejabat yang enggan mengembalikan dengan alasan sudah menghabiskan banyak uang pribadi untuk biaya modifikasi. “Kadang mereka ganti ban, pasang alat musik di mobil. Jadi merasa uangnya sudah banyak terpakai, ada yang mengaku sudah Rp 40 juta untuk modifikasi. Hanya saja kami tegaskan, itu bukan alasan. Karena Randis tetap milik daerah,” paparnya.

Ia meminta pejabat yang masih menguasai Randis agar segera mengembalikan sebab pemanfaatannya harus menunjang tugas dinas pejabat berwenang. Kendaraan itu bisa langsung diantarkan ke kantor Satpol PP Muna. “Kalau tidak, saya kirim satu peleton anggota, datang ambil langsung di rumahnya,” ancamnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top