Pariwara
Konawe Selatan

RAPBD-P 2018 Konsel Diserahkan, KUA-PPAS 2019 Dibahas

KAMALUDDIN/KENDARI POS
PARIPURNA : Penyerahan RAPBD-P 2018 dan jawaban atas pandangan fraksi terhadap KUA-PPAS 2019 yang dilakukan Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga (kiri, depan) pada Ketua DPRD, Irham Kalenggo, kamis (13/9)

KENDARIPOS.CO.ID — Penyerahan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (RAPBD-P) tahun TA 2018 dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) ke DPRD, Kamis (13/9). Dalam agenda rapat paripurna tersebut, juga sekaligus mendengarkan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2019.

Samsu, juru bicara delapan fraksi di DPRD Konsel, berharap agar program dan kegiatan pada penyusunan KUA-PPAS 2019 lebih difokuskan pada dukungan pencapaian sasaran strategis daerah sesuai RPJMD 2016-2021 dengan capaian kinerja lebih menyentuh kepentingan masyarakat. “Masih terdapat beberapa ruas jalan kabupaten yang mengalami rusak berat. Pengaspalan jalan ibu kota kecamatan seperti di Tinanggea, Laeya dan Konda, peningkatan akses dan mutu pendidikan, peningkatan kuantitas serta kualitas tenaga pendidik juga kesehatan harus diperhatikan, Termasuk peningkatan produktivitas dan daya saing sektor pertanian dan peternakan serta industri pengolahan,” papar Samsu dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo dan dihadiri Bupati, H. Surunuddin Dangga dan Wakilnya, H. Arsalim Arifin.

DPRD juga menyarankan afar Pemkab Konsel mempertimbangkan pengalokasian anggaran melalui APBD tahun 2019 untuk pembangunan atau perbaikan balai serta kantor desa, termasuk fasilitas pemerintahan. Menanggapi pandangan tersebut, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga mengapresiasi masukan pihak legislatif.

“Kami tetap mengalokasikan pembayaran tunjangan penghasilan pegawai dibarengi evaluasi kinerja dan kedisiplinan ASN, serta rencana perbaikan bendung rusak di Desa Masagena, Konda dan yang terdapat pada beberapa desa di Ranomeeto, Angata dan Mowila. Agar ratusan ribu hektare sawah dapat lebih optimal produksinya,” janji Konsel-1 itu. Pihaknya juga fokus pada penyelesaian kerusakan jalan, peningkatan akses dan mutu pendidikan, kuantitas dan kualitas tenaga pendidik, kesehatan, peningkatan sektor pertanian, peternakan, perikanan serta industri pengolahan. “Semua merupakan prioritas utama, meski di tengah keterbatasan anggaran,” jelas Surunuddin.

Pemkab juga sedang memertimbangkan pembentukan UPTD bidang pengurusan sampah, dengan memberikan dukungan sarana prasarana memadai dalam menangani persoalan limbah di Konsel, khususnya wilayah Ranomeeto. “Sedangkan untuk perbaikan maupun pembangunan sarana balai dan kantor desa, pengalokasiannya melalui ADD. Tapi bisa dipertimbangkan melalui APBD atas kesepakatan bersama, “tandasnya. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top