Pariwara
Edukasi

Mahasiswa UMK Rintis Koperasi dan UMKM di Desa Torokeku

AGUS SETIAWAN/KENDARI POS
PENYULUHAN: Pose bersama dosen, mahasiswa KKN UMK dan petani rumput laut di Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konsel usai pelatihan terkait perintisan Koperasi dan UMKM bagi petani rumput laut yang berlangsung tempat pertemuan Kantor Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan beberapa waktu yang lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (PPM) di Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Di sana mereka merintis koperasi dan mengemabangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Ketua Panitia Pelaksana KKN-PPM UMK Fajriah mengatakan KKN di Desa Torokeku bermaksud membantu masyarakat untuk mengoptimalkan produksi rumput laut dan olahannya. Termasuk memberi solusi bagi peningkatan kapasitas petani rumput laut agar memiliki daya saing dan dapat mandiri. “Desa Torokeku merupakan desa penghasil ruput laut terbanyak di Konawe Selatan (Konsel), sehingga desa ini sangat potensial untuk dembangkan,” ujarnya.

Ia mengatakan sebanyak 33 mahasiswa yang berasal dari Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Prodi Teknologi Hasil Perikanan dan Prodi Administrasi Pendidikan terlibat dalam program ini. Mahasiswa itu kata dia membentuk kelompok petani rumput laut. Lalu merintis koperasi dan mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Desa Torokeku. “Sebenaranya UMKM sudah ada di sana, namun sangat terbatas dari segi produksi dan manajerial. Makanya mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan pengembangan UMKM,” katanya.

Potensi Sumber Daya Alam (SDA) di desa itu sangat mendukung. Karena itu melalui program KKN PPM, tim pelaksana yang dibantu mahasiswa berinisiasi memberikan pelatihan dan penyuluhan yakni percontohan kebun bibit rumput laut, pelatihan olahan rumput laut seperti nugget rumput laut, bakso rumput laut dan dodol rumput laut. Serta penyuluhan sekaligus secara resmi membentuk koperasi. “Semua program yang dilakukan didukung oleh perangkat desa utamanya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan partisipasi masyarakat,” kata Fajriah.

Ia menambahkan petani rumput laut dan mayoritas masyarakat Desa Torokeku belum mengerti fungsi koperasi. Padahal koperasidapat meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut, “Melalui KKN-PPM, kami telah berusa untuk menyosialisasikan dan mengedukasi kepada masyarakat desa,” bebernya. Adapun koperasi yang terbentuk saat ini, lanjut Fajriah, telah beranggotakan 22 orang yang berasal dari Desa Torokeku. Ia berharap, koperasi menjadi solusi bagi petani rumput di desa Torokeku untuk memperoleh segala informasi tentang rumput laut , mencegah tengkulak serta dapat membantu permodalan anggotanya. (ags/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top