Pariwara
Politik

Bawaslu Sultra Temukan 13.787 Pemilih Bermasalah

KENDARIPOS.CO.ID — Penyelenggara Pemilu di Sultra harus kerja ekstra membenahi daftar pemilih. Hasil analisa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra menemukan adanya 13.534 pemilih yang terindikasi ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Tidak hanya pemilih ganda, lembaga pengawas Pemilu ini juga menemukan 253 pemilih yang diduga tidak memenuhi syarat (TMS). Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu mengungkapkan indikasi pemilih ganda ditemukan setelah dilakukan analisa menggunakan office akses.

Dalam aplikasi tersebut, semua data kegandaan akan muncul mulai dari nomor induk kependuduk (NIK) atau nama yang sama. Setelah diklik, lalu akan teridentifikasi lokasi tempat pemilihan suara (TPS), desa/kelurahan dan kecamatan.

“Hasil pencermatan kita selama beberapa hari masih menemukan data ganda dan pemilih TMS. Totalnya, ada sebanyak 13.787 pemilih. Terdiri dari 13.534 pemilih ganda dan 253 pemilih TMS,” beber Hamiruddin Udu ditemui usai serah terima jabatan Gubernur Sultra, Rabu (12/9).

Dari 17 daerah sambungnya, Kolaka menjadi temuan terbesar yakni 2.783 pemilih ganda. Disusul Bombana sebanyak 2.365 pemilih ganda dan Kota Kendari 1.475 pemilih ganda. Hasil analisa Bawaslu ini, telah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan hasil koordinasi, beberapa hari terakhir ini KPU di daerah telah melakukan verifikasi faktual di tingkat bawah. “Kami telah rekomendasikan ke KPU. Saat ini, mereka telah melakukan pencermatan. Sesuai jadwal, besok (hari ini) sudah dipleno. Kalau tidak ada kendala, tanggal 14 September akan dipleno di tingkat provinsi,” kata dosen nonaktif Universitas Halu Oleo (UHO) ini.

Rekomendasi Bawaslu kata dia, tidak selalu berujung pencoretan. Pasalnya, ada kemungkinan data ganda ini lebih disebabkan salah ketik nama atau NIK. Untuk memastikan itu, penyelenggara akan turun di lapangan dan mendata NIK atau kartu keluarga (KK). Hasil verifikasi faktual akan dibuat dalam bentuk berita acara sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban. “Kalau keliru, nanti akan dibuatkan laporannya. Tapi kalau ganda, langsung akan dicoret. Yang pastinya, kami tetap berusaha keras untuk memastikan DPT Pemilu 2019 benar-benar valid,” pungkasnya. (mal)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top