Pariwara
Nasional

Infrastruktur Jalan Ditata, Sektor Pertanian Dioptimalkan, Rajiun Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Mubar

PANTAU JALAN: Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada (depan, kanan) bersama Wakil Bupati Achmad Lamani (kiri, baju putih) didampingi sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Mubar saat memantau pembuatan selokan di Kecamatan Sawerigadi. Foto: Yafruddin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — LM Rajiun Tumada terus mencari cara supaya masyarakat Muna Barat (Mubar) hidup sejahtera. Sebagai kepala daerah, dirinya merasa bertanggung jawab untuk mewujudkan hal itu. Makanya, berbagai terobosan program dilahirkan dalam rangka mewujudkan hal itu.

Sebagai daerah otonomi baru (DOB), Rajiun menilai pembangunan Mubar harus dimulai dengan penataan infrastruktur. Mulai jalan hingga perkantoran. Termasuk memaksimalkan sektor pertanian yang menjadi andalan masyarakat Mubar. “Infrastruktur jalan dan sektor pertanian harus dioptimalkan. Ini komitmen kami supaya mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat,” ungkap Rajiun, Kamis (6/9).

Untuk penataan infrastruktur jalan, lanjut dia, sudah terlaksana. Bahkan, setiap tahun ada gelontoran anggaran miliar rupiah untuk itu. Menurutnya, kalau infrastruktur jalan bagus, maka perekonomian masyarakat akan lancar. “Kalau ekonomi lancar, maka pendapatan masyarakat juga bisa naik. Ini berkorelasi positif dengan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Buah kerja Rajiun selama memimpin Mubar, terutama dari aspek infrastruktur memang sudah dirasakan masyarakat. Dimulai dari pembangunan jalan lingkungan, jalan protokol ibu kota hingga ring road. Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) rumah sakit umum (RSU) Mubar dan pembangunan deuker dan jembatan sehingga membuka akses daerah terisolasi salah satu wujud nyata kesuksesan itu. “Kini wilayah di Mubar bisa diakses dari mana saja,” ujarnya.

Hal lain yang juga menjadi perhatiannya adalah meningkatkan pelayanan kesehatan secara merata. Saat ini pembangunan fasilitas kesehatan dimaksimalkan, mulai dari ibu kota Laworo hingga polosok pedesaan. Selain puskesmas pembantu di desa terus dibenahi, rumah sakit umum daerah (RSUD) telah dibangun dengan luas lahan 15 ribu hektar. “Insya Allah, akhir tahun ini sudah dapat digunakan. Bukan hanya rumah sakitnya tapi juga didukung dengan para dokter ahli,” janjinya.

LM Rajiun memastikan bahwa sebelum masa jabatannya berakhir nanti, semua fasilitas kesehatan sudah baik dan sesuai standar. “Makanya kalau berbicara untuk kesejahteraan masyarakat saya selalu siap berada paling depan,” komitmennya. Bukan hanya itu, mantan Kasat Pol PP Provinsi Sultra ini juga mengoptimalkan sektor pertanian. Caranya dengan membangun irigasi.

Soal irigasi ini, lebih detail disampaikan Kabid Irigasi Dinas PU Mubar, Surachman. Menurutnya, Pemkab Mubar sudah menyadari kalau keberadaan sarana irigasi sangat penting untuk menunjang pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya petani. “Tahun 2019, Pemkab usulkan alokasi anggaran Rp 20 miliar untuk peningkatan dan rehabilitasi daerah irigasi di Mubar,” jelasnya. Surachman mengaku, program pemerintah tersebut berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. (b/yaf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top