Pariwara
Kolaka

DPRD Kolaka Desak Tindak Pangkalan Nakal

Hasbi Mustafa

KENDARIPOS.CO.ID — Harga tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang mencapai Rp 30 ribu di pasaran membuat sejumlah pihak prihatin. Pasalnya, distribusi tabung bersubsidi di Kabupaten Kolaka itu dinilai masih normal. Sehingga, harga tersebut diduga terjadi karena adanya permainan oknum. Anggota DPRD Kolaka, Hasbi Mustafa, menilai, harga Rp 30 ribu tersebut sangat jauh berbeda dari banderol yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 17.900.

Untuk itu, ia mendesak dan menantang pihak berwenang segera turun ke lapangan mencari tahu penyebab kenaikan harga tabung gas 3 kilogram tersebut. “Sebaiknya pemerintah serta pihak berwenang mencari tahu penyebabnya dan juga mencarikan solusi. Jangan sampai ada permainan. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya, Senin (3/9).

Legislator Partai Hanura tersebut menambahkan, jika nantinya hasil penelusuran tersebut menemukan ada permainan antara pihak pangkalan dan pengecer, maka ia meminta agar para pelanggar tersebut diberikan sanksi tegas. Sebab kata Hasbi, hal tersebut terdapat memberikan efek jera bagi lainnya sehingga tak lagi mengulangi perbuatan serupa.

“Apabila ditemukan ada kecurangan yang dilakukan oleh pangkalan, maka izinnya harus dicabut. Kepada pengecer kami imbau untuk tidak menjual terlalu jauh dengan harga di pangkalan. Jadi, kami berharap juga pihak kepolisian untuk turut serta menyelesaikan dan menindak para pengusaha curang tersebut. Persoalan ini harus segera diselesaikan, jangan biarkan masyarakat kita dizalimi sebagian pengusaha,” pungkasnya. (c/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top