Pariwara
Metro Kendari

58 Persen Serapan Anggaran Pemprov

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Penerapan pengelolaankeuangan daerah dengan sistem transaksi nontunai terbukti efektif dan efisien. Pj.Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Hj. Isma mengatakan selain mudah mengontrol perkembangan kegiatan tahunan, sistem nontunai juga menjadi perangkat untuk mendesak setiap pengguna anggaran untuk menyerap anggaran secara maksimal.

Wanita yang juga menakhodai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sultra itu mengatakan tahun ini serapan anggaran pada awal triwulan III, jauh lebih baik dari tahun lalu pada triwulan yang sama.

Capaian itu tidak terlepas dari penerapan sistem transaksi nontunai. “Sekarang saya belum update, tapi serapan anggaran per Juli 2018 itu sekira 58 persen. Menurut saya, itu sudah lumayan tinggi capaiannya, karena saat ini kita pakai transaksi nontunai. Jadi gampang terlihat mana saja yang lamban,” ujar Hj.Isma saat ditemui dalam sebuah kegiatan, Senin (4/9).

Pada bulan Juli tahun 2017 kata Hj. Isma posisi serapan anggaran hanya mencapai angka 47 persen. Itu disebabkan keterlambatan lelang sejumlah proyek fisik. Namun berangsur membaik jelang akhir tahun 2017. “Beda 11 persen dengan progres serapan Juli tahun sebelumnya. Jadi saya anggap ini (serapan anggaran bulan Juli 2018 sekira 58 persen) cukup baik,” ungkapnya.

Untuk data Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana saja dengan serapan anggaran tertinggi dan terendah, Hj. Isma mengaku tak ingat. “Nanti saya cek itu. Intinya saat ini serapan kita on target,” tandas Hj.Isma. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top