Pariwara
Politik

Bawaslu Kolaka: Penetapan DCT Harus Sesuai Prosedur

Ilustrasi Bawaslu

KENDARIPOS.CO.ID — Satu tahapan lagi harus dilalui bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) untuk ditetapkan dalam daftar calon tetap (DCT). Namun tidak semua Bacaleg melalui tahapan klarifikasi ini. Hanya Bacaleg yang menerima aduan masyarakat saja. Dalam daftar calon sementara (DCS) Kolaka, ada dua Bacaleg yang dilaporkan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kolaka, Juhardin mengingatkan penyelenggara hati-hati dalam mengambil keputusan. Jika keliru, maka putusan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kolaka ini bisa menjadi bumerang. Untuk itulah, penyelenggara harus mampu mengkaji informasi yang ada.

“Penetapan DCT harus mengikuti prosedur sebagaimana diatur dalam PKPU. Sebab, pencoretan nama Bacaleg tidak bisa dilakukan sewenang-wenang karena menyangkut hak asasi manusia,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (31/8).

Dalam proses klarifikasi katanya, semua informasi harus diteliti keakuratan dan kebenarannya. “Kami berharap KPUD menindaklanjuti seluruh tanggapan masyarakat. Jadi tidak boleh ada yang diabaikan dan semuanya harus diklarifikasi. Di sisi lain, kami juga aktif melakukan penelusuran terkait persyaratan pencalonan,” kata Juhardin.

Untuk diketahui, pasca pengumuman hasil DCS, KPUD Kolaka menerima dua aduan dari masyarakat. Laporan tersebut yaitu adanya identitas Bacaleg yang berbeda antara nama di KTP dengan yang ada di berkas calon serta adanya Bacaleg yang masih berstatus pegawai BUMN. (c/fad)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top