Pariwara
Kolaka Utara

Pemkab Kolut Dukung Revitalisasi Kakao

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
TANAMAN SELA : Gerakan penanaman tumbuhan sela dalam mendukung program revitalisasi kakao di Desa Koroha, Kecamatan Kodeoha dan dihadiri langsung Bupati Kolaka Utara, H. Nur Rahman Umar dan pejabat lainnya, kamis (30/8)

KENDARIPOS.CO.ID — Kampanye pemanfaatan tanaman sela dalam program revitalisasi kakao yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) diperlihatkan dengan aplikasi langsung. Kamis (30/8), di Desa Koroha, Kecamatan Kodeoha, Bupati, H. Nur Rahman Umar bersama jajarannya mengawali penanaman perdana bibit jagung pada lahan seluas 50 hektare.

Nur Rahman Umar tak henti meyakinkan rakyatnya untuk mengikuti program revitalisasi kakao dengan manafaatkan tanaman sela. “Dengan rasa ikhlas dalam diri, saya bekerja mengawali program ini hanya semata-mata menginginkan warga dapat mapan dari segi perekonomian. Namun semua itu akan sulit diwujudkan jika pada dasarnya masyarakat sendiri yang tidak menginginkan penghasilan melimpah bagi keluarganya. Bantuan sudah kami turunkan, ini peluang untuk memperbaiki perekonomian kita. Harus mandiri dan jangan selalu bergantung dari bantuan yang justru dimanfaatkan. Setelah diberi, lalu dijual lagi,” sindirnya, kamis (30/8).

Kadis Pertanian Kolut, Samsu Ridjal, merinci, penananamn jagung tersebut berlangsung di setiap kecamatan dengan total bibit sejumlah 30 ton. Pemerintah menyiapkan pengadaannya melalui dana APBD sebesar kurang lebih Rp 1 miliar. Jagung menjadi pilihan sebagai tanaman sela berdasarkan permintaan kelompok tani masing-masing wilayah. “Soal harga bervariasi di penjualan, berkisar Rp 2700 sampai Rp 2800 per kilogram. Tak usah khawatir, pembeli sudah siap,” janjinya.

Selain jagung, Pemkab juga menyiapkan bibit tanaman sela lainnya berupa cabai dengan incaran luas lahan tanam 200 hektare. Waktu penanamannya masih dipertimbangkan karena menyesuaikan dengan kondisi cuaca. “Setelah semua jagung tertanam, maka cabai siap menyusul. Pasarannya juga jelas,” ujarnya. Adapun tanaman sela talas, komoditi ini disalurkan usai jagung dan cabai menghijau di lahan para tani. Pasalnya, usia bibit yang telah disemai saat ini baru berusia 7-8 bulan. Kami gandakan dulu bibitnya agar jumlahnya berlipat disalurkan ke petani,” pungkasnya. (c/rus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top