Pariwara
Nasional

Tiga Jamaah Haji asal Sultra Dirawat Intensif

TERBARING SAKIT: Hj Nursiang binti H. Nawir Laukkase, jamaah haji asal Kabupaten Bombana mendapatkan perawatan intensif di RS King Abdul Aziz, kemarin. Dia menderita sesak nafas (asma). Foto: Kemenag Sultra For Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Tiga jamaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) kini terbaring sakit. Satu orang dari kloter 20, sedangkan dua lainnya dari kloter 23. Informasi itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sultra, Abdul Kadir. “Khusus kloter 20, masih ada pasien laki-laki terbaring sakit. Jamaah bersangkutan, selain faktor usia juga mengidap jenis penyakit seperti asam urat dan kolestrol,” kata Abdul Kadir.

Saat ini pihaknya sedang mengurus tazulnya agar dipercepat pemulangannya ke tanah air. “Bersangkutan sudah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di ARMINA , yang tersisa tinggal tawaf ifadah,” ujarnya.

Sementara, dua jamaah lain yang juga sedang terbaring sakit adalah Hj. Hasia binti Ibrahim Talaga asal Kolaka dan Hj. Nursiang, jamaah asal Pomalaa. Khusus Hj. Hasia saat ini dirawat intensif di rumah sakit. Jamaah haji asal Kolaka yang tergabung dalam kloter 23 UPG itu terjatuh di kamar mandi hotel tempatnya menginap. Ia menderita cedera serius karena tulang pangkal pahanya patah.

Informasi detail tentang kondisi mereka disampaikan Ketua Kloter 23, La Rija. “Biasanya ditemani anaknya ke kamar mandi. Tapi waktu subuh tadi (kemarin), kebetulan dia mau sendiri saja. Kemungkinan hilang keseimbangan, makanya jatuh,” kata La Rija.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan ditangani oleh tim medis. Dokter ahli bedah tulang KKHI Dr. Anis, SpOg kata La Rija langsung merujuk Hasia untuk dioperasi di RSAS, tepatnya RS King Abdul Aziz karena dipastikan patah tulang.

“Kata dokternya kalau tidak segera dioperasi dapat menyebabkan kecacatan, dan rencana operasinya Rabu malam (kemarin malam), “ucap Kepala Kemenag Buton Selatan itu. Selain Hasia, satu jamaah lainnya juga dirawat karena sakit sesak nafas. Ia adalah Hj. Nursiang, jamaah asal Pomalaa. “Dia mengalami gangguan pernapasan. Dia juga mengalami gangguan elektrolit berupa hipokalemia,” imbuhnya. (b/ely)

Laporan: Abdul Kadir, Makkah

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top