Pariwara
Metro Kendari

OPD Pemkot Kendari Rasionalisasi Anggaran, Perjalanan Dinas Dipangkas

ILUSTRASI

KENDARIPOS.CO.ID — Pemkot Kendari mengalami defisit anggaran sekira Rp 300 miliar. Postur APBD-P yang semula Rp 1,7 triliun, dirasionalisasi menjadi Rp 1,4 triliun. Langkah pengurangan belanja daerah ditempuh.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari, Susanti mengatakan rasionalisasi anggaran mutlak dilakukan untuk menjaga keseimbangan pengelolaan keuangan daerah. Rasionalisasi dilakukan dengan menghapus pengadaan yang sifatnya tak mendesak. Termasuk memangkas perjalanan dinas dan rapat-rapat yang sifatnya bisa ditunda.

“Rapat-rapat kita kurangi dan perjalanan dinas dipangkas. Pengadaan meja, kursi dan lain-lain itu ditunda dulu. Tanpa mengganti meja dan kursi, kita masih bisa bekerja. Kalau ada anggaran tahun depan, nanti dimasukkan lagi,” ujar Susanti, Rabu (29/8).

Rasionalisasi itu adalah solusi terbaik agar tidak mengganggu pembangunan infrastruktur untuk masyarakat. “Kalau jalan, drainase dan lain-lain itu harus maksimal. Item lain yang tidak mendesak diefisienkan,” ungkap Susanti.

Di internal BPKAD sendiri dilakukan rasionalisasi anggarna juga. Jumlahnya mencapai Rp 1,3 miliar yang meliputi pengadaan dan belanja rutin pegawai. Sementara di OPD lain ada yang ratusan juta hingga miliaran rupiah. Tergantung jenis kegiatan yang dipangkas dan dihapuskan. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top