Pariwara
Politik

Nama KTP dan Berkas Pencalonan di Kolaka Berbeda

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Pasca daftar calon sementara (DCS) diumumkan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kolaka menerima sejumlah tanggapan masyarakat. Untuk memastikan kebenaran aduan tersebut, penyelenggara langsung melakukan penelusuran.

Ketua KPUD Kolaka, Nur Ali mengaku segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait hasil DCS. Laporan tersebut nantinya akan disampaikan pada partai politik (Parpol) maupun bakal calon anggota legislatif (Bacaleg). Hingga kini, pihak KPUD Kolaka masih melakukan penelitian terhadap laporan tersebut.

“Laporan yang masuk cukup beragam. Ada aduan yang mempersoalkan nama calon yang berbeda antara berkas pencalonannya dengan nama di kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el)-nya. Saat ini, kami masih melakukan penelitian,” kata Nur Ali saat dihubungi, Rabu (29/8).

Selain itu, pihaknya juga menerima laporan terkait DCS yang masih berstatus sebagai pegawai BUMN. Sejauh ini, KPU tengah melakukan penelusuran. Bila terbukti tidak memenuhi syarat (TMS), maka bacaleg yang bersangkutan nantinya akan dicoret dan tidak akan dimasukan kedalam daftar calon tetap (DCT).

“Yang jelas kalau bacaleg tersebut TMS, maka tidak akan masuk dalam DCT. Terkait laporan masyarakat tentang hasil DCS ini, kami masih akan minta klarifikasi dari parpol bacaleg yang dilaporkan itu,” ujarnya. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top